Teknologi digital kini menjadi tulang punggung inovasi di industri otomotif global, mengubah cara kendaraan diproduksi dan dioperasikan. Perubahan ini tidak hanya menyentuh aspek performa, tetapi secara fundamental mengubah cara kendaraan berinteraksi dengan pengemudi dan lingkungan sekitar.
Salah satu manfaat terbesar adalah peningkatan drastis pada fitur keselamatan aktif, yang sering dikenal sebagai Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Sistem seperti pengereman darurat otomatis dan peringatan jalur membantu mengurangi risiko kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian manusia.
Konektivitas kendaraan (Vehicle-to-Everything/V2X) memungkinkan mobil berkomunikasi secara langsung dengan infrastruktur jalan dan kendaraan lain di sekitarnya. Latar belakangnya adalah kebutuhan mendesak untuk menciptakan ekosistem transportasi yang terintegrasi, responsif, dan mampu mengelola kepadatan lalu lintas.