Kehidupan selebritas papan atas seringkali dihadapkan pada dilema besar antara tuntutan profesional dan kebutuhan akan ruang pribadi yang tenang. Intensitas sorotan publik dan media sosial yang masif kini menuntut strategi perlindungan diri yang lebih cermat dari para bintang.

Salah satu fakta utama adalah penerapan "digital detox" atau pembatasan interaksi di platform media sosial pada waktu-waktu tertentu. Mereka cenderung memilah informasi yang dibagikan, hanya berfokus pada pekerjaan profesional dan isu sosial yang relevan.

Konteks ini muncul seiring meningkatnya kesadaran akan dampak buruk toksisitas media sosial terhadap kesehatan mental. Kebutuhan untuk membatasi akses publik menjadi krusial demi menjaga keseimbangan hidup dan menghindari tekanan berlebihan.