PORTAL7.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis data terbaru mengenai prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Bogor, khususnya di Kecamatan Bogor Selatan. Bagi warga yang tinggal atau berencana melakukan aktivitas di kawasan yang dikenal sejuk ini, penting untuk memantau perubahan kondisi atmosfer guna menunjang kelancaran agenda harian Anda.
Secara umum, langit di wilayah Bogor Selatan diprediksi akan didominasi oleh kondisi berawan sepanjang hari. Meskipun tidak ada indikasi hujan lebat dalam data terbaru, tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi menjadi catatan penting bagi kesehatan dan kenyamanan beraktivitas di luar ruangan.
Kondisi Cuaca Pagi hingga Siang
Memasuki waktu dini hari hingga menjelang subuh, wilayah Bogor Selatan akan diselimuti cuaca berawan dengan suhu udara yang cukup dingin, berkisar antara 22°C hingga 23°C. Tingkat kelembapan udara pada waktu ini mencapai angka 84% hingga 86%, yang memberikan sensasi udara lembap dan segar khas pegunungan.
Seiring berjalannya waktu menuju pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB, suhu mulai merangkak naik ke angka 28°C. Menariknya, meskipun suhu meningkat, kondisi langit tetap diprediksi berawan. Puncak suhu udara di Bogor Selatan diperkirakan terjadi pada tengah hari, yakni mencapai 29°C pada pukul 12.00 WIB. Pada periode siang ini, kelembapan udara menurun ke titik terendah harian yaitu 63%, yang membuat udara terasa sedikit lebih kering dibandingkan waktu lainnya.
Prakiraan Sore dan Malam Hari
Memasuki waktu sore hari, suhu udara di Kecamatan Bogor Selatan perlahan mulai menurun kembali. Pada pukul 15.00 WIB, suhu tercatat berada di angka 27°C dengan kondisi langit yang masih konsisten berawan. Kelembapan udara kembali merangkak naik ke angka 74%, menandakan uap air di atmosfer mulai meningkat menjelang malam.
Ketika matahari terbenam, suasana di Bogor Selatan akan terasa jauh lebih sejuk dan lembap. Pada pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, suhu udara diprediksi stabil di angka 23°C. Namun, warga perlu memperhatikan tingkat kelembapan yang melonjak drastis hingga mencapai 89%. Kondisi ini seringkali memicu munculnya kabut tipis di area perbukitan atau kawasan yang memiliki banyak vegetasi di Bogor Selatan.