Kementerian Agama telah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026 mendatang. Keputusan ini menjadi acuan penting bagi umat Muslim di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci. Khusus bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang, jadwal imsakiyah resmi kini telah tersedia sebagai panduan beribadah. Informasi ini sangat krusial guna memastikan waktu mulai dan berakhirnya puasa setiap harinya.

Pada awal Ramadan, waktu imsak untuk wilayah Sumedang tercatat pada pukul 04.29 WIB dengan waktu Subuh pukul 04.39 WIB. Sementara itu, waktu berbuka puasa atau Maghrib pada hari pertama jatuh pada pukul 18.20 WIB. Jadwal ini relatif stabil pada tiga hari pertama puasa sebelum mengalami pergeseran menit secara perlahan. Masyarakat diharapkan mencatat waktu-waktu krusial ini agar tidak terlambat melaksanakan sahur maupun berbuka.

Penyusunan jadwal imsakiyah ini dilakukan secara teliti oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI. Waktu imsak sendiri ditetapkan sepuluh menit sebelum azan Subuh berkumandang sebagai peringatan bagi umat Muslim. Hal ini bertujuan agar umat Islam memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan makan sahur dengan tenang. Standar waktu ini berlaku secara nasional namun disesuaikan dengan koordinat astronomis masing-masing daerah.

Data astronomis yang digunakan dalam penyusunan jadwal ini telah mempertimbangkan ketinggian hilal dan posisi matahari di wilayah Jawa Barat. Para ahli falak memastikan bahwa perhitungan waktu salat dan imsak di Sumedang sudah sangat akurat. Ketetapan ini menjadi pegangan resmi bagi masjid dan musala di seluruh wilayah Sumedang dalam mengumandangkan azan. Akurasi waktu sangat ditekankan demi menjaga kesempurnaan ibadah puasa bagi seluruh warga.

Memasuki pertengahan bulan Maret 2026, terdapat pergeseran waktu Maghrib yang cenderung menjadi lebih awal di Kabupaten Sumedang. Jika pada awal Ramadan berbuka pukul 18.20 WIB, maka pada akhir Maret waktu berbuka bergeser menjadi pukul 18.07 WIB. Perubahan ini dipengaruhi oleh gerak semu matahari yang memengaruhi durasi siang dan malam di bumi. Masyarakat perlu memperhatikan tabel jadwal secara berkala agar tetap sinkron dengan waktu setempat.

Pemerintah daerah dan tokoh agama di Sumedang mengimbau warga untuk segera mengunduh atau mencetak jadwal resmi ini. Persiapan fisik dan mental menjadi fokus utama menjelang bulan puasa yang tinggal beberapa waktu lagi. Berbagai kegiatan keagamaan di masjid-masjid besar Sumedang juga akan menyesuaikan dengan jadwal yang telah dirilis. Hal ini dilakukan untuk menciptakan kekhusyukan dan ketertiban selama menjalankan ibadah di bulan suci.

Jadwal imsakiyah Ramadan 2026 ini diharapkan dapat membantu mobilitas dan perencanaan ibadah harian warga Sumedang. Dengan adanya panduan yang jelas, umat Muslim dapat menjalankan kewajiban puasa dengan lebih terukur dan disiplin. Mari kita sambut bulan penuh berkah ini dengan persiapan yang matang dan informasi yang akurat. Semoga seluruh rangkaian ibadah di tahun 1447 Hijriah nanti berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan.