Umat Muslim di Kota Pekanbaru kini tengah memasuki fase awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan penuh khidmat. Pada hari Kamis, 26 Februari 2026, ibadah puasa telah memasuki hari kedelapan bagi masyarakat setempat. Memperhatikan ketepatan waktu ibadah menjadi sangat krusial agar pelaksanaan puasa berjalan dengan sempurna sesuai syariat Islam.
Berdasarkan data resmi, waktu Imsak untuk wilayah Kota Pekanbaru jatuh pada pukul 04.39 WIB. Sepuluh menit kemudian, adzan Subuh akan berkumandang tepat pada pukul 04.49 WIB sebagai penanda dimulainya kewajiban berpuasa. Sementara itu, momen yang paling dinantikan yakni waktu berbuka puasa atau Maghrib dijadwalkan pada pukul 18.22 WIB.
Jadwal ini merupakan bagian dari panduan resmi yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia bagi seluruh umat Islam. Penentuan waktu tersebut didasarkan pada perhitungan astronomis yang akurat untuk memastikan keseragaman jadwal di tiap daerah. Pemerintah mengimbau warga untuk terus memantau pembaruan jadwal agar tidak terjadi kekeliruan dalam menjalankan ibadah harian.
Informasi detail mengenai jadwal imsakiyah ini dilansir langsung dari situs resmi milik pemerintah, yaitu bimasislam.kemenag.go.id. Kemenag RI telah menetapkan waktu imsak sebagai peringatan sepuluh menit sebelum masuknya waktu salat Subuh. Melalui platform digital tersebut, masyarakat bisa mengakses seluruh rangkaian waktu salat selama sebulan penuh di tahun 2026.
Sebagai syarat sahnya ibadah, setiap Muslim diwajibkan untuk melafalkan niat puasa sebelum fajar menyingsing di pagi hari. Adapun bacaan niat yang umum digunakan adalah *Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala*. Niat ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk kesungguhan hamba dalam menunaikan kewajiban karena Allah Ta'ala.
Saat waktu berbuka tiba, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan. Doa berbuka yang sering dilafalkan adalah *Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin*. Membaca doa ini diharapkan dapat menambah keberkahan dari makanan serta minuman yang dikonsumsi setelah seharian menahan lapar.
Dengan adanya jadwal imsakiyah yang jelas, diharapkan masyarakat Pekanbaru dapat mengatur aktivitas harian mereka dengan lebih baik. Kesiapan mental dan fisik menjadi kunci utama dalam meraih keberkahan di bulan suci Ramadhan 1447 H ini. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang dijalankan mendapatkan rida dan pahala yang berlipat ganda dari Tuhan Yang Maha Esa.
Sumber: Infonasional