Umat Islam di seluruh penjuru Provinsi Aceh kini tengah khusyuk menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Minggu, 22 Februari 2026. Momen berbuka puasa menjadi waktu yang paling dinantikan setelah seharian menahan lapar dan dahaga demi menjalankan perintah agama. Keakuratan waktu berbuka sangat krusial bagi masyarakat agar ibadah yang dijalankan tetap sah dan sesuai dengan syariat Islam.
Berdasarkan data yang dihimpun, waktu berkumandangnya azan Magrib di wilayah Serambi Mekkah ini mengalami perbedaan di setiap kabupaten dan kota. Perbedaan posisi geografis menyebabkan jadwal salat Magrib dan Isya tidak seragam antara satu daerah dengan daerah lainnya. Oleh karena itu, warga diimbau untuk selalu memperbarui informasi mengenai jadwal resmi yang berlaku di domisili masing-masing agar tidak keliru.
Merujuk pada data resmi, Kota Banda Aceh dijadwalkan akan memasuki waktu berbuka puasa pada pukul 18.55 WIB dan dilanjutkan salat Isya pukul 20.04 WIB. Sementara itu, wilayah Kota Sabang tercatat memiliki waktu Magrib pada pukul 18.54 WIB serta Isya pada 20.04 WIB. Di sisi lain, Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah dengan waktu berbuka lebih awal yakni pukul 18.45 WIB.
Informasi mengenai jadwal lengkap ini bersumber dari laman resmi Detik Sumut yang merinci waktu ibadah untuk seluruh wilayah di Provinsi Aceh. Selain wilayah pesisir, daerah pegunungan seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah juga memiliki jadwal tersendiri yakni Magrib pukul 18.53 WIB. Ketepatan waktu ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mempersiapkan hidangan berbuka serta rangkaian ibadah malam lainnya dengan lebih tenang.
Mengetahui jadwal yang presisi memungkinkan umat Muslim untuk mengatur waktu dengan lebih efektif, terutama dalam menyiapkan takjil dan makan besar. Keseragaman dalam mengikuti jadwal resmi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat saat menyambut waktu berbuka. Hal ini juga mencegah terjadinya kekeliruan yang bisa berakibat pada batalnya puasa sebelum waktunya tiba karena salah mendengar azan.
Selain memperhatikan jam, umat Islam juga disunnahkan untuk membaca doa berbuka puasa sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT. Doa "Allahumma laka shumtu" menjadi salah satu bacaan populer yang dipanjatkan sesaat sebelum menyantap hidangan pembuka oleh masyarakat Aceh. Pemerintah daerah setempat pun terus mensosialisasikan jadwal ini melalui berbagai kanal media agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok.
Melalui panduan jadwal yang akurat, diharapkan seluruh rangkaian ibadah Ramadan di Aceh tahun 2026 ini dapat berjalan dengan tertib dan penuh berkah. Masyarakat diingatkan untuk tetap menjaga kesehatan dan stamina selama menjalankan ibadah puasa di tengah cuaca yang dinamis. Pastikan untuk selalu merujuk pada jadwal resmi dari otoritas terkait demi kenyamanan dan ketenangan dalam menjalankan kewajiban rukun Islam ini.