PORTAL7.CO.ID - Suasana malam di ruas Jalan Aroepala, Kota Makassar, pada Senin, 13 April 2026, tampak berbeda dari biasanya. Deru suara alat berat menandai dimulainya percepatan pengaspalan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan guna memperbaiki akses transportasi yang sebelumnya mengalami kerusakan berat.
Upaya perbaikan infrastruktur pada ruas jalan strategis ini mencakup penanganan sepanjang 1,8 kilometer. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, proyek tersebut terintegrasi dalam Paket 1 program Multi Years Project (MYP) yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pembangunan ini merupakan bagian dari visi besar meningkatkan konektivitas antarwilayah di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Fokus utama program ini adalah memastikan mobilitas masyarakat tidak terhambat oleh kondisi jalan yang buruk.
Pekerjaan di lapangan sengaja dilakukan mulai malam hari dengan mengerahkan sejumlah alat berat untuk menutup titik-titik yang berlubang. Langkah ini diambil untuk meminimalkan potensi kemacetan sekaligus memulihkan fungsi jalan bagi para pelaku usaha di kawasan tersebut.
Ikhsan, seorang warga yang sehari-hari berjualan kopi di sekitar lokasi, memberikan kesaksiannya mengenai perubahan kondisi infrastruktur yang sedang dikerjakan. Ia merasa lega karena jalur utama yang menjadi tumpuan warga kini mulai mendapatkan perhatian serius.
"Dulu kondisi jalan sangat parah, banyak lubang dan sering menyebabkan kemacetan. Sekarang sudah mulai diperbaiki dan diaspal," ujar Ikhsan.
Ia menjelaskan bahwa perbaikan akses jalan sangat krusial bagi keberlangsungan usaha kecil dan kelancaran kegiatan sehari-hari masyarakat. Dampak positif dari perbaikan ini mulai dirasakan langsung oleh pengguna jalan yang melintas dengan rasa aman yang lebih tinggi.
"Sebagai masyarakat, kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya kepada Gubernur Sulsel," tambah Ikhsan.
Pihak Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulawesi Selatan terus mendorong agar seluruh target pembangunan infrastruktur dalam skema MYP ini selesai tepat waktu. Hal ini dilakukan demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui jalur logistik yang lebih memadai.