PORTAL7.CO.ID - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mengamankan slot untuk tampil di sesi kualifikasi kedua (Q2) ajang Moto3 Grand Prix Prancis tahun 2026. Pencapaian ini diraih setelah Veda menunjukkan performa impresif dalam sesi latihan resmi yang diadakan di Sirkuit Bugatti, Le Mans, pada hari Jumat.

Perwakilan dari Honda Team Asia ini berhasil mencatatkan waktu terbaik 1 menit 40,779 detik. Catatan waktu tersebut menempatkannya berada di posisi kesembilan, yang merupakan zona aman untuk lolos langsung ke Q2.

Kesuksesan Veda diraih melalui sebuah drama persaingan yang ketat selama sesi latihan berlangsung. Menurut informasi yang tersedia, ia sempat tergeser ke posisi ke-16 pada tujuh menit menjelang berakhirnya sesi latihan tersebut.

Namun, Veda tidak menyerah dan menunjukkan kegigihannya dalam empat menit terakhir waktu yang tersisa. Ia berhasil mempertajam waktu putarannya sehingga mampu melesat naik ke peringkat lima besar pada momen krusial tersebut.

Sirkuit Bugatti yang memiliki panjang lintasan 4,185 kilometer ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi para pembalap. Kondisi lintasan yang dinamis menyebabkan beberapa insiden kecelakaan terjadi, terutama terkait dengan cengkeraman (grip) lintasan yang fluktuatif.

Dua pembalap terkemuka dilaporkan mengalami kecelakaan selama sesi latihan tersebut. Pemimpin klasemen sementara, Maximo Quiles dari tim CFMoto Inde Aspar, mengalami insiden, diikuti oleh jatuhnya Alvaro Carpe yang berasal dari tim Red Bull KTM Ajo.

Hasil akhir sesi latihan menunjukkan dominasi kuat dari David Munoz yang memperkuat Dynavolt Liqui Moly Intact GP. Pembalap tersebut mencatatkan waktu tercepat secara keseluruhan, yakni 1 menit 40,211 detik.

Veda Ega Pratama mengakhiri sesi tepat di bawah Maximo Quiles, yakni di posisi kesembilan. Ia juga berhasil unggul signifikan atas Alvaro Carpe yang harus puas berada di urutan ke-17 pada sesi latihan tersebut.

Dilansir dari Antara, pembalap kelahiran Gunungkidul ini memulai sesi dengan sangat agresif, bahkan sempat bersaing ketat di tiga besar pada awal latihan. Namun, performanya sedikit menurun di bagian pertengahan sesi.