PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kota Makassar tengah merancang langkah besar untuk mengubah wajah Pasar Sentral atau New Makassar Mall menjadi kawasan terpadu yang lebih modern. Upaya revitalisasi ini mengambil inspirasi dari kesuksesan penataan kawasan Blok M di Jakarta yang kini menjadi magnet baru bagi warga ibu kota.

Rencana strategis tersebut semakin matang setelah Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin, melakukan peninjauan langsung ke Jakarta pada Selasa (21/4), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum hingga direksi PD Pasar Makassar Raya.

"Hari ini kita berada di Blok M, melihat bagaimana M Bloc Space dan Blok M Hub diaktivasi kembali dengan sangat baik," ujar Munafri 'Appi' Arifuddin saat mengamati perkembangan kawasan tersebut bersama rombongannya.

Kehadiran jajaran pejabat dari Makassar ini disambut hangat oleh Iqbal Bimo Arifianto selaku Kepala Divisi Property Management MRT Jakarta. Pertemuan ini difokuskan untuk menyelaraskan visi dalam mengintegrasikan geliat ekonomi dengan penyediaan ruang publik yang memadai bagi masyarakat.

"Kawasan ini menjadi sentra kegiatan ekonomi, mampu merespons UMKM, sekaligus menyediakan ruang-ruang interaksi bagi masyarakat," kata Munafri 'Appi' Arifuddin yang menilai keberhasilan Blok M dalam mengakomodasi pelaku usaha kecil.

Wali Kota Makassar tersebut melihat potensi besar jika prinsip dasar penataan di Jakarta diterapkan untuk menghidupkan kembali denyut perdagangan di Pasar Sentral. Langkah ini dipandang sebagai solusi jitu mengingat kondisi pasar ikonik tersebut yang belakangan mulai sepi dari kunjungan pembeli.

"Kita melihat dasar pemikirannya ada di sini. Kita ingin memastikan bahwa Pasar Sentral bisa kembali diaktivasi sebagai pusat ekonomi yang hidup dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," tutur Munafri 'Appi' Arifuddin menjelaskan tujuannya.

Konsep pengembangan yang diusung nantinya akan melibatkan sistem Transit Oriented Development (TOD) untuk memudahkan akses mobilitas warga menuju area komersial. Tak hanya urusan dagang, aspek kreatif seperti penyediaan Taman Literasi juga akan menjadi bagian penting dari wajah baru Pasar Sentral kelak.

"Namun saat ini (Pasar Sentral) kondisinya mulai mengalami pergeseran dan cenderung sepi. Karena itu, kami mencoba melakukan benchmarking untuk mengembalikan peran strategis kawasan tersebut," jelas Munafri 'Appi' Arifuddin mengenai alasan di balik proses studi banding tersebut.