PORTAL7.CO.ID - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara resmi memperkenalkan naskah Ikrar Pelajar Indonesia terbaru sebagai bagian dari penguatan karakter bangsa. Langkah ini diambil untuk memberikan panduan moral bagi seluruh peserta didik di tanah air dalam berinteraksi di lingkungan sekolah.

Selain naskah ikrar, pemerintah juga meluncurkan lagu berjudul "Rukun Sama Teman" yang ditujukan khusus bagi siswa tingkat dasar. Program ini merupakan bagian dari kampanye besar untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal.

Dikutip dari Detik, inisiatif ini muncul sebagai respons atas urgensi penanganan isu perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan intoleransi di sekolah. Ketiga isu tersebut saat ini menjadi fokus utama pemerintah dalam program penghapusan "tiga dosa besar" di dunia pendidikan Indonesia.

"Ikrar ini merupakan komitmen nyata dari para siswa untuk menjaga persatuan, saling menghargai perbedaan, dan menolak segala bentuk kekerasan di sekolah," ujar Nadiem Makarim.

Naskah Ikrar Pelajar Indonesia tersebut memuat poin-poin penting mengenai kesetiaan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Para siswa diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam maupun di luar kelas.

Melalui janji tersebut, pelajar juga berkomitmen untuk menjunjung tinggi integritas akademik dan solidaritas antar sesama rekan sejawat. Hal ini bertujuan untuk membangun ekosistem sekolah yang mendukung pertumbuhan intelektual sekaligus kematangan emosional siswa.

"Melalui lagu Rukun Sama Teman, kami ingin menanamkan nilai-nilai persahabatan dan kasih sayang sejak usia dini dengan metode yang menyenangkan bagi anak-anak," kata beliau.

Lagu tersebut dirancang dengan lirik yang sederhana namun sarat makna agar mudah dihafal dan dipraktikkan oleh siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta Sekolah Dasar (SD). Melodi yang ceria diharapkan mampu mengubah pola pikir siswa agar lebih mengedepankan kerja sama daripada kompetisi yang tidak sehat.

Implementasi ikrar dan lagu ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Pihak sekolah diminta untuk mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam kegiatan rutin guna memastikan terciptanya budaya positif yang berkelanjutan.