PORTAL7.CO.ID - Situasi internal Real Madrid tengah menjadi sorotan setelah terjadi perselisihan terbuka antara gelandang Dani Ceballos dengan sang pelatih, Alvaro Arbeloa. Konflik ini memicu keputusan klub untuk meminggirkan pemain asal Spanyol tersebut dari daftar skuad utama hingga kompetisi musim ini berakhir.

Kejadian bermula pada Kamis lalu di Valdebebas ketika Ceballos mendatangi kantor pelatih untuk melakukan pembicaraan empat mata secara langsung. Namun, pertemuan tersebut justru berakhir dengan ketegangan yang membuat hubungan profesional antara keduanya mencapai titik terendah.

"Saya telah meminta kepada pelatih untuk tidak menjalin hubungan apa pun lagi," ujar Dani Ceballos saat menjelaskan situasi tersebut kepada rekan-rekan setimnya di ruang ganti.

Keputusan ini diambil setelah Ceballos merasa ada masalah personal dengan Arbeloa yang berdampak signifikan pada minimnya menit bermain yang ia dapatkan. Sang pemain juga menyadari bahwa dirinya kemungkinan besar tidak akan dipanggil lagi untuk memperkuat tim dalam sisa laga musim ini.

Pihak manajemen Real Madrid telah menerima informasi detail mengenai insiden tersebut dan memilih untuk memberikan dukungan penuh kepada kebijakan Arbeloa. Klub menegaskan bahwa absennya Ceballos dari daftar susunan pemain saat melawan Real Betis murni merupakan keputusan teknis dari jajaran pelatih.

Dikutip dari MARCA, pihak klub meyakini bahwa konflik ini sengaja dimunculkan sebagai jalan bagi sang pemain untuk mencari pintu keluar dari Santiago Bernabeu. Manajemen menilai situasi ini sudah tidak bisa diperbaiki lagi dan langkah terbaik adalah memfasilitasi kepergian sang gelandang.

Ketegangan antara keduanya ternyata bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah berlangsung sejak beberapa waktu sebelumnya dan terus terakumulasi. Puncaknya terjadi pekan lalu setelah Ceballos tidak kunjung mendapatkan kesempatan bermain meskipun sudah pulih dari cedera sejak awal April.

Dampak dari keretakan hubungan ini mempercepat rencana perpisahan Ceballos dengan klub yang telah dibelanya selama beberapa musim terakhir. Meskipun kontraknya masih tersisa hingga tahun 2027, kedua belah pihak kini mulai menjajaki kesepakatan untuk mengakhiri kerja sama lebih awal.

Real Betis dikabarkan menjadi destinasi yang paling diinginkan oleh Ceballos untuk melanjutkan karier sepak bolanya di masa depan. Selain memiliki ikatan emosional, klub tersebut dianggap sebagai tempat yang tepat bagi pemain berusia 29 tahun itu untuk mengembalikan performa terbaiknya.