PORTAL7.CO.ID - Kabar duka menyelimuti komunitas Louisville, Kentucky, setelah seorang peserta parade St. Patrick's Day meninggal dunia dalam sebuah insiden yang sangat disayangkan. Korban adalah Joan Pannuti Pottinger, seorang ibu berusia 50 tahun yang dikenal gemar menjelajahi berbagai belahan dunia.

Tragedi ini terjadi pada hari Sabtu saat perayaan tahunan Hari Santo Patrick berlangsung meriah di Louisville. Joan Pannuti Pottinger dilaporkan meninggal di tempat kejadian akibat kecelakaan aneh yang melibatkan salah satu kendaraan hias atau float parade.

Insiden mengerikan itu terjadi ketika Pottinger berjalan di sisi sebuah float yang ditarik oleh truk pikap berwarna abu-abu. Secara tiba-tiba, kakinya tersangkut pada kendaraan tersebut, menyeretnya hingga masuk ke bawah float di hadapan banyak penonton.

Meskipun mendapat pertolongan cepat dari para relawan dan peserta parade yang berada di lokasi, upaya penyelamatan tidak berhasil. Joan Pannuti Pottinger dinyatakan meninggal dunia saat dibawa menuju University of Louisville Hospital.

David Gnamba, seorang pedagang makanan yang berjualan di lokasi parade, menyaksikan momen dramatis tersebut. "Ia mengatakan bahwa ia sempat melihat petugas medis membawa Pottinger menggunakan tandu, namun ia baru menyadari keseriusan situasi setelah mendengar kabar kematiannya," dilansir dari WAVE 3.

Stephanie Youstra, seorang sukarelawan maskot yang berada di sekitar lokasi, ikut menyampaikan rasa dukacitanya atas musibah tersebut. "Ia mengetahui tentang kecelakaan itu ketika float yang berada tepat di belakangnya tiba-tiba berhenti bergerak," ujar Stephanie Youstra.

Keluarga dan sahabat dekat Pottinger mengonfirmasi kepergiannya melalui unggahan di media sosial. Joan dikenal memiliki rekam jejak profesional yang solid, termasuk satu dekade berkarier di Kraft Foods sebelum pindah ke sektor nirlaba.

Pada tahun 2024, Pottinger bergabung dengan Best Buddies International dan dengan cepat mendapatkan promosi sebagai direktur misi untuk wilayah Kentucky, berdasarkan profil LinkedIn miliknya. Selain kariernya, ia dikenal sebagai sosok yang mencintai keluarganya dan sering bepergian bersama suami serta dua putrinya yang saat itu berusia 9 dan 13 tahun.

Untuk mengenang jasa dan dampak positif yang telah diberikan oleh Joan Pottinger, seorang teman dekat telah menginisiasi penggalangan dana melalui platform GoFundMe. Penggalangan dana tersebut bertujuan untuk menghormati warisan hidupnya dan telah mencapai hampir $50.000 hingga Senin malam.