PORTAL7.CO.ID - Bayer Leverkusen menyambut laga krusial Liga Champions di London dengan optimisme tinggi, bertekad untuk meraih kemenangan penuh melawan tuan rumah Arsenal. Kepastian ini disampaikan langsung oleh kapten tim, Robert Andrich, yang menegaskan bahwa tidak ada agenda lain selain memastikan kelolosan ke babak selanjutnya.
Meskipun Arsenal saat ini memuncaki klasemen Liga Inggris dan tercatat sebagai satu-satunya tim yang belum merasakan kekalahan di Liga Champions, Leverkusen tetap percaya diri. Pertandingan yang dijadwalkan pada hari Selasa pukul 21.00 waktu setempat ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi kedua belah pihak.
Hasil imbang 1-1 dalam pertemuan sebelumnya menjadi modal psikologis penting bagi skuad asuhan Kasper Hjulmand. Leverkusen sempat memimpin sebelum akhirnya kebobolan melalui tendangan penalti kontroversial yang dieksekusi oleh Kai Havertz menjelang akhir laga.
Fakta bahwa mereka juga sukses menahan imbang FC Bayern München, yang mendominasi Bundesliga, semakin menguatkan mentalitas tim. Simon Rolfes, Direktur Olahraga Bayer Leverkusen, menilai bahwa timnya seharusnya mampu memenangkan kedua pertandingan besar tersebut.
"Menurutnya, tidak ada alasan lain untuk melakukan perjalanan tersebut," ujar Robert Andrich mengenai motivasi timnya saat akan menghadapi Arsenal di London.
Simon Rolfes menambahkan bahwa hasil imbang melawan Arsenal dan Bayern München memberikan kepercayaan diri dan energi positif bagi timnya jelang laga di London. "Bayer Leverkusen, setelah menunjukkan performa yang baik, memiliki keyakinan terhadap kemampuan mereka sendiri," kata Simon Rolfes.
Perkembangan tim Leverkusen sangat signifikan jika dibandingkan dengan awal musim, di mana mereka menelan kekalahan telak dari Paris Saint-Germain (2-7) dan Bayern München (0-3). Di bawah arahan Kasper Hjulmand, struktur permainan tim kini terlihat jauh lebih solid dan kompetitif di kancah Eropa.
Hjulmand sendiri memberikan pujian khusus terhadap evolusi timnya setelah laga melawan Bayern München. "Hjulmand memuji peningkatan struktur tim, baik dalam bertahan maupun menyerang, serta dalam transisi permainan setelah pertandingan melawan Bayern München," demikian laporan yang ada.
Leverkusen sedang mengincar pencapaian bersejarah, yakni melaju ke perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 24 tahun terakhir. Pencapaian tertinggi mereka sebelumnya adalah mencapai final, di mana mereka takluk 1-2 dari Real Madrid yang diperkuat Zinédine Zidane.