Adopsi teknologi pembayaran digital di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Masyarakat kini semakin terbiasa menggunakan metode pindai kode untuk menyelesaikan berbagai transaksi harian mereka secara praktis. Capaian luar biasa ini menandai babak baru dalam transformasi ekosistem keuangan digital nasional yang semakin inklusif.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, secara resmi mengumumkan bahwa jumlah pengguna QRIS telah menyentuh angka 60 juta orang. Pencapaian ini menjadi prestasi membanggakan karena berhasil direalisasikan jauh sebelum tenggat waktu yang ditentukan sebelumnya. Bank sentral menilai antusiasme masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai ini terus meningkat pesat di berbagai daerah.

Angka tersebut sejatinya merupakan target pengembangan QRIS yang sebelumnya diproyeksikan baru akan tercapai pada tahun 2026 mendatang. Keberhasilan mencapai target lebih awal menunjukkan akselerasi digitalisasi yang merata di berbagai lapisan masyarakat Indonesia. Perry Warjiyo menegaskan bahwa komitmen BI dalam memperluas akses keuangan digital terus membuahkan hasil nyata bagi perekonomian.

Sumber: Jabaronline

https://jabaronline.com/post/target-2026-tuntas-lebih-awal-pengguna-qris-kini-tembus-60-juta-jiwa