PORTAL7.CO.ID - Suasana hangat menyelimuti Hotel Millenium Sirih, Jakarta Pusat, saat para cendekiawan berkumpul dalam acara Silaturahmi Kebangsaan dan Halalbihalal Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) pada Jumat, 17 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin hadir bersama Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung dan Ketua Umum ICMI Arif Satria untuk membahas tantangan masa depan bangsa.

Sultan memandang bahwa ICMI memiliki posisi yang sangat krusial dalam menjaga stabilitas nasional, terutama saat dunia sedang menghadapi ketidakpastian geopolitik global yang dinamis. Peran para cendekiawan diharapkan mampu menjadi penyejuk di tengah suhu politik yang terkadang memanas, baik di level internasional maupun domestik.

"Bagi kami sebagai generasi muda, ICMI diharapkan mampu berperan layaknya menara air yang menentukan temperatur serta menjadi pendingin situasi global dan nasional yang terus kita amati setiap hari," kata Sultan Bachtiar Najamuddin, Ketua DPD RI, dilansir dari Detikcom.

Lebih lanjut, Sultan menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mengawal demokrasi Indonesia agar tetap berada pada koridor yang tepat melalui tiga pilar utama. Ketiga aspek tersebut meliputi kebersihan hati, keahlian yang ramah lingkungan atau green skill, serta semangat inovasi yang berkelanjutan.

"Saya sangat setuju dengan gagasan mengenai hati yang bersih, keahlian ramah lingkungan, serta inovasi yang menjadi poin penting dalam menghadapi perubahan zaman saat ini," ucap Sultan Bachtiar Najamuddin, Ketua DPD RI.

Perubahan dunia yang terjadi secara masif dan cepat menjadi fokus perhatian Sultan, terutama mengenai bagaimana teknologi mulai menggeser peran konvensional manusia. Ia merefleksikan kembali berbagai diskusi mengenai dominasi mesin yang kini mulai mengambil alih pekerjaan-pekerjaan yang sebelumnya mengandalkan kekuatan fisik.

"Sebagai orang muda, saya sering merenung dan berkontemplasi mengenai perubahan dunia yang sangat dahsyat dan luar biasa cepatnya ini," ujar Sultan Bachtiar Najamuddin, Ketua DPD RI.

Sultan mengamati bahwa hampir seluruh sektor pekerjaan fisik saat ini telah bertransformasi ke arah mekanisasi dan otomatisasi. Hal ini memicu pertanyaan besar mengenai peran apa yang masih tersisa bagi manusia ketika tenaga otot sudah digantikan oleh teknologi modern.

"Saat ini kekuatan fisik dan seluruh tenaga manusia sudah hampir sepenuhnya digantikan oleh peran mesin serta robot," tambah Sultan Bachtiar Najamuddin, Ketua DPD RI.