PORTAL7.CO.ID - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) kini tengah merancang langkah besar dengan memasukkan nama manajer Manchester City, Pep Guardiola, ke dalam daftar calon pelatih utama Timnas Italia. Upaya ambisius ini bertepatan dengan momentum pemilihan presiden federasi yang baru demi membawa perubahan signifikan bagi skuad Gli Azzurri.
Keinginan untuk merekrut Guardiola didorong oleh kesamaan visi di antara para kandidat pemimpin FIGC yang ingin menghadirkan pelatih dengan reputasi global. Sosok pelatih asal Spanyol tersebut dinilai mampu membangkitkan prestasi internasional Italia melalui filosofi permainannya yang telah terbukti sukses di level klub.
"Guardiola menjadi target impian karena reputasinya yang telah mendunia dan kemampuannya memimpin tim di level tertinggi," tulis informasi yang dikutip dari Bola.
Saat ini, masa depan Guardiola di Manchester City masih diliputi tanda tanya karena kontraknya hanya menyisakan satu musim lagi. Meski baru saja merayakan kemenangan atas Nottingham Forest pada 27 Desember 2025 lalu, ia belum memberikan komitmen jangka panjang untuk bertahan di Inggris.
Spekulasi yang berkembang menyebutkan bahwa Guardiola mungkin akan meninggalkan Etihad Stadium jika berhasil mengamankan gelar Premier League musim ini. Menangani tim nasional dipandang sebagai opsi yang sangat memungkinkan bagi masa depannya setelah sempat berencana mengambil jeda melatih.
Peluang Italia terbuka lebar mengingat posisi pelatih Timnas Inggris sudah tertutup setelah Thomas Tuchel memperpanjang kontrak hingga tahun 2028. Selain itu, FIGC melihat adanya celah karena Guardiola memiliki keterkaitan sejarah dengan Italia sebagai mantan pemain Brescia dan AS Roma.
"Nama Guardiola bahkan sempat muncul dalam diskusi yang melibatkan mantan bek Timnas Italia, Leonardo Bonucci, terkait arah masa depan kepelatihan nasional," bunyi keterangan yang dikutip dari Bola.
Faktor pendukung lainnya adalah asisten Guardiola, Manel Estiarte, yang memiliki rekam jejak panjang di Italia sebagai mantan pemain polo air. Unsur sejarah dan kedekatan personal ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi Guardiola untuk mempertimbangkan tawaran melatih di Negeri Pizza tersebut.
Terkait kendala gaji yang sangat tinggi, pihak federasi dikabarkan tengah menjajaki kerja sama dengan sponsor potensial untuk membantu pendanaan. Strategi ini diambil agar kehadiran pelatih kelas dunia tetap bisa terealisasi tanpa membebani keuangan internal federasi secara berlebihan.