PORTAL7.CO.ID - Tottenham Hotspur kini tengah berjuang keras untuk keluar dari zona merah klasemen Liga Inggris musim 2025/26. Manajer Roberto De Zerbi menunjukkan sikap optimistis bahwa timnya mampu bertahan di kasta tertinggi meski situasi saat ini sedang sangat sulit.
Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Sport, klub berjuluk The Lilywhites tersebut saat ini tertahan di peringkat ke-18 klasemen sementara. Mereka baru berhasil mengumpulkan 31 poin dari total 33 pertandingan yang telah dijalani sepanjang musim ini.
Selisih poin dengan batas aman tergolong sangat tipis, yakni hanya terpaut dua angka dari West Ham United yang menghuni posisi ke-17. Kondisi ini menuntut konsistensi tinggi dalam lima pertandingan krusial yang tersisa di penghujung kompetisi.
"Saya memiliki kepercayaan penuh kepada skuad dan mereka pun memercayai kepemimpinan saya, karena kami masih punya waktu serta kualitas untuk bangkit tanpa perlu berpikir negatif," tegas Roberto De Zerbi dilansir dari BBC.
Tantangan besar menanti di depan mata karena Spurs dijadwalkan bertemu lawan-lawan tangguh di sisa musim. Mereka harus menghadapi Wolves, Aston Villa, Leeds United, Chelsea, hingga Everton dalam misi mengamankan poin maksimal.
"Skuad kami memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menyapu bersih kemenangan dalam lima pertandingan sisa musim ini demi mengamankan posisi klub," ujar Roberto De Zerbi.
Selain fokus pada taktik di lapangan, De Zerbi juga menekankan pentingnya menjaga mentalitas positif seluruh anggota tim. Pelatih asal Italia tersebut ingin memastikan anak asuhnya tetap tenang dan fokus di tengah tekanan hebat persaingan zona degradasi.
Mantan pemain Tottenham Hotspur, Michael Dawson, turut memberikan dukungannya terhadap perubahan yang dibawa oleh sang manajer. Ia menilai ada perkembangan signifikan dalam karakter bermain dan semangat juang tim sejak kedatangan De Zerbi.
"Saya melihat adanya semangat juang, kegigihan, serta komitmen yang luar biasa dari para pemain, ditambah gairah De Zerbi di pinggir lapangan yang meningkatkan kepercayaan diri tim," kata Michael Dawson.