PORTAL7.CO.ID - FC Cincinnati tengah bersiap menghadapi tantangan berat dalam laga lanjutan MLS melawan Chicago Fire yang dijadwalkan berlangsung di Stadion TQL pada Sabtu, 18 April 2026. Pertandingan yang akan dimulai pukul 19.30 waktu setempat ini menjadi ujian krusial bagi stabilitas tim tuan rumah.
Dilansir dari laporan terkini, klub berjuluk The Orange and Blue tersebut sedang didera masalah kedisiplinan yang cukup serius. Hal ini dipicu oleh catatan buruk tim yang selalu menerima kartu merah dalam empat pertandingan liga terakhir secara berturut-turut.
Dampak dari krisis disiplin ini sangat terasa pada perolehan poin tim di klasemen sementara. Akibat sering bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap, Cincinnati hanya mampu memetik satu kemenangan, satu hasil imbang, dan harus menelan dua kali kekalahan.
"Kami telah mendiskusikan hal ini sepanjang pekan, terutama mengenai suspensi Kevin Denkey dan bagaimana struktur serangan yang kami inginkan untuk memulai pertandingan nanti," ujar Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.
Absennya Kevin Denkey akibat hukuman suspensi memaksa Noonan untuk memutar otak dalam meracik strategi lini depan. Pelatih berusia 45 tahun tersebut kini dituntut untuk menemukan komposisi pemain yang tepat agar ketajaman tim tetap terjaga.
"Terkait personel dan keseimbangan tim, Gerardo Valenzuela sempat kehilangan menit bermain karena sanksi yang ia terima sebelumnya," kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.
Meskipun Valenzuela telah kembali tersedia, Noonan juga memberikan perhatian khusus kepada Kenji Mboma Dem. Pemain tersebut dinilai menunjukkan performa yang terus meningkat dan menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi ujung tombak utama.
"Namun, Kenji telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan menit bermain yang ia miliki, sehingga keduanya terus kami pertimbangkan sebagai opsi yang konsisten," tutur Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.
Fokus utama staf kepelatihan dalam sesi latihan pekan ini adalah mengembalikan keseimbangan komposisi pemain. Noonan secara konsisten memantau perkembangan fisik dan mental para pemainnya sebelum menentukan susunan pemain inti.