PORTAL7.CO.ID - Penunjukan Ahmad Dzulfikar Nurrahman sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang kini tengah menjadi sorotan hangat di tengah masyarakat. Hal ini dipicu oleh status Dzulfikar yang merupakan putra kandung dari Bupati Malang, HM Sanusi.

Menyikapi dinamika yang berkembang, Dzulfikar secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi di ruang publik. Ia mengaku sangat menyadari munculnya berbagai keraguan terkait posisi baru yang kini ia tempati tersebut.

Dilansir dari Detikcom, pria yang telah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak tahun 2011 ini menyatakan kesiapannya untuk menghadapi kritik. Ia bertekad untuk membuktikan kapasitasnya melalui pencapaian kerja nyata di lapangan.

"Saya sangat mengerti apabila masyarakat menaruh keraguan terhadap kompetensi pejabat publik yang bertugas melayani mereka," ujar Ahmad Dzulfikar Nurrahman saat memberikan konfirmasi pada Sabtu (18/4/2026).

Mengenai kualifikasi, Dzulfikar menjelaskan bahwa dirinya telah menempuh pendidikan hingga jenjang Doktor (S3) untuk menunjang profesionalismenya. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan yang dijalaninya sudah sesuai dengan regulasi birokrasi yang berlaku.

Terkait polemik prosedur penunjukan, ia menyarankan pihak-pihak yang merasa ragu untuk melakukan pengecekan data secara langsung pada instansi terkait. Langkah ini diambil guna memastikan transparansi dalam proses pengisian jabatan di lingkungan pemerintah daerah.

"Satu-satunya jawaban yang bisa saya berikan atas keraguan ini adalah melalui hasil kerja nyata, dan mengenai prosedur pelantikan, publik bisa memverifikasinya langsung ke BKPSDM karena semua tahapan telah dilalui secara prosedur," tegas Ahmad Dzulfikar Nurrahman.

Pasca pelantikan, Kepala DLH yang baru ini berencana untuk segera menginisiasi langkah-langkah konkret guna menangani berbagai persoalan lingkungan di Kabupaten Malang. Fokus utamanya adalah melakukan perbaikan sistem internal secara menyeluruh.

Salah satu program prioritas yang akan segera diakselerasi adalah penguatan sistem pengelolaan sampah agar menjadi lebih efektif dan terintegrasi. Selain itu, peningkatan kualitas layanan publik menjadi poin krusial dalam agenda kerjanya ke depan.