PORTAL7.CO.ID - Paulo Dybala, penyerang andalan tim nasional Argentina, kini tengah menjadi sorotan terkait langkah strategis dalam kelanjutan karir profesionalnya. Pemain berusia 32 tahun tersebut dikabarkan mengambil keputusan untuk tetap memprioritaskan pengabdiannya bersama klub Liga Italia, AS Roma.
Langkah ini diambil di tengah situasi kontrak Dybala yang akan segera berakhir pada 30 Juni 2026 mendatang. Hingga saat ini, manajemen AS Roma dan pihak pemain diketahui belum mencapai kesepakatan resmi mengenai perpanjangan masa bakti sang bintang di Stadion Olimpico.
Kondisi kontrak yang belum menemui titik terang ini sempat memicu berbagai spekulasi mengenai kepindahan Dybala ke klub raksasa Argentina, Boca Juniors. Dikutip dari Detik Sport, terdapat rumor yang menyebutkan bahwa sang pemain telah mencapai kesepakatan pra-kontrak untuk kembali merumput di liga domestik negaranya.
Namun, kabar mengenai komitmen kuat Dybala untuk tetap bertahan di Italia akhirnya diklarifikasi oleh pihak keluarga terdekat. Hal ini menjadi solusi untuk meredam kegaduhan informasi mengenai masa depan sang penyerang lincah tersebut bagi para penggemar I Giallorossi.
"Dia mencintai Roma, dia mencintai tim, dan saya rasa Roma juga sangat mencintai mereka. Pilihan pertama dia adalah bertahan di sana," ujar Catherine Fulop, ibu mertua Paulo Dybala.
Catherine Fulop menjelaskan bahwa menantunya memiliki ikatan emosional yang sangat mendalam dengan klub yang bermarkas di ibu kota Italia tersebut. Dybala sangat menghargai atmosfer tim saat ini serta dukungan besar yang selalu diberikan oleh publik Roma.
Meskipun memprioritaskan bertahan di Eropa untuk musim depan, opsi untuk bergabung dengan Boca Juniors tetap terbuka sebagai rencana karir jangka panjang. Keputusan tersebut berkaitan erat dengan janji pribadi yang pernah diucapkan Dybala kepada mendiang ayahnya.
"Paulo sudah berjanji kepada ayahnya bahwa suatu hari akan bermain untuk Boca Juniors, ayahnya selalu menekankan itu kepadanya, dan dia ingin mewujudkan mimpi ayahnya," kata Catherine Fulop, ibu mertua Paulo Dybala.
Sebagai catatan sejarah karirnya, Dybala tercatat baru sekali memperkuat klub asal Argentina yaitu Instituto Atletico Central Cordoba pada musim 2011. Ia kemudian memutuskan untuk memulai petualangan panjang di benua Eropa setelah dipinang oleh klub Italia, Palermo, pada tahun 2012.