PORTAL7.CO.ID - Manajer Manchester United, Marc Skinner, secara terbuka menyampaikan desakan kepada manajemen klub untuk segera memperkuat kedalaman skuad timnya. Permintaan ini muncul pasca kegagalan timnya tersingkir dari Liga Champions Wanita (UWCL) oleh Bayern Munich dengan agregat skor 5-3.
Skinner menggambarkan kekalahan tersebut sebagai sebuah "tamparan" keras yang menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam hal sumber daya kompetitif di Eropa. Ia menekankan perlunya klub menyamai tingkat pengeluaran yang dilakukan oleh klub-klub top Eropa lainnya.
Keputusan untuk melakukan investasi besar menjadi krusial agar Manchester United dapat secara konsisten bersaing pada level tertinggi kompetisi antarklub benua biru. Hal ini menjadi fokus utama sang manajer setelah debut UWCL mereka berakhir di babak gugur.
Meskipun United sempat menyamakan agregat dalam pertandingan tandang di Munich, dua gol cepat Bayern di sepuluh menit terakhir memastikan eliminasi mereka, dilansir dari espn.com. Pencapaian lolos ke babak gugur sebenarnya sudah melampaui ekspektasi awal musim.
Skinner menyatakan bahwa pengalaman ini memberikan pelajaran berharga mengenai investasi yang benar-benar dibutuhkan untuk berkompetisi secara berkelanjutan di level elite. "Saya pikir kami akan belajar tentang investasi apa yang benar-benar dibutuhkan untuk berkompetisi di level ini secara konsisten," ujar Skinner pascapertandingan.
Ia juga mengakui bahwa label nama besar Manchester United otomatis meningkatkan ekspektasi dari publik dan internal klub. "Karena kami mengenakan lencana Manchester United, semua orang berharap kami menjadi tim terbaik di dunia. Kami juga memiliki harapan itu," jelas Skinner.
Kondisi skuad yang menipis menjadi perhatian serius, terutama dengan hanya tersedianya empat pemain pengganti non-kiper dalam daftar susunan pemain. Skinner mengaitkan minimnya kedalaman ini dengan delapan pemain yang absen karena cedera, banyak di antaranya disebabkan oleh kelelahan akibat jadwal padat.
Perbandingan finansial menunjukkan disparitas yang mencolok antara United dengan rival-rival Eropa lainnya. Total gaji pemain Manchester United tercatat sebesar £5,88 juta, yang mana jumlah tersebut hanya sekitar setengah dari pengeluaran Arsenal musim sebelumnya yang mencapai £11,3 juta.
Selain gaji, United juga tercatat lebih minim dalam pengeluaran untuk biaya agen, yakni hanya £197 ribu, kontras dengan Chelsea yang menghabiskan £1,08 juta untuk keperluan serupa. Kesenjangan investasi ini menjadi titik sorot utama Skinner.