PORTAL7.CO.ID - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, baru-baru ini mengeluarkan arahan tegas kepada seluruh kader partai yang saat ini menduduki jabatan publik. Instruksi tersebut menekankan pentingnya responsivitas terhadap aspirasi masyarakat, khususnya menyangkut tuntutan audit kebijakan di wilayah Kalimantan Timur.

Arahan ini disampaikan menyusul adanya aksi massa yang menuntut peninjauan ulang terhadap berbagai kebijakan yang telah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini menunjukkan adanya dinamika politik lokal yang membutuhkan perhatian serius dari perwakilan partai di pemerintahan.

Pernyataan Sarmuji disampaikan setelah ia menghadiri perayaan Paskah Partai Golkar yang diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta. Momen ini menjadi kesempatan baginya untuk menyampaikan pandangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait tugas kader di lapangan.

Dilansir dari Detikcom, Sarmuji menyoroti bahwa komunikasi yang efektif antara pejabat publik dan warga merupakan kunci utama dalam menjaga kepercayaan rakyat. Ia menegaskan bahwa setiap masukan dari masyarakat harus diterima dengan baik.

"Jadi gini, setiap aspirasi nggak apa-apa disampaikan aja dengan baik ya," ujar Sarmuji usai acara Paskah Partai Golkar di Tennis Indoor Senayan, GBK, Jakarta, pada hari Jumat (24/4/2026).

Penekanan sensitivitas terhadap isu-isu yang beredar di tengah masyarakat ini berlaku bagi semua kader Golkar, baik yang menjabat di lembaga legislatif maupun eksekutif. DPP Partai Golkar mengharuskan para pejabat daerah memahami konteks sosial di wilayah mereka.

Sarmuji secara spesifik mengimbau para kader yang memegang posisi strategis, mulai dari gubernur hingga wali kota, untuk meningkatkan kepekaan terhadap kondisi riil masyarakat. Ia menyatakan, "Kepada seluruh kader Partai Golkar di jabatan apapun, tetapi jabatan publik, baik itu di parlemen maupun menjadi eksekutif di kementerian, atau di gubernur, kepala daerah, bupati, wakil bupati, wali kota, kami mengimbau sekaligus memberikan arahan DPP Partai Golkar, ayo kita peka terhadap suasana, ayo kita peka terhadap kondisi masyarakat kita," ucapnya.

Selain soal kepekaan publik, Sarmuji juga memberikan peringatan mengenai etika dan gaya hidup para pemangku jabatan. Ia mengingatkan bahwa tindakan, baik dalam konteks kedinasan maupun kehidupan pribadi, harus dilakukan secara proporsional.

"Jangan sampai tampak berlebihan, baik itu yang sifatnya pribadi maupun yang sifatnya dinas," tegas Sarmuji.