Doa Rosario merupakan salah satu bentuk devosi paling penting dan mendalam dalam tradisi Gereja Katolik. Ibadah ini mengajak umat untuk merenungkan kehidupan Yesus Kristus, berpusat pada peran Bunda Maria sebagai perantara utama. Melalui pengucapan doa-doa khusus sambil menggunakan untaian Rosario, umat diajak untuk mendalami misteri iman dan sejarah keselamatan.
Untuk hari Sabtu, 10 Januari 2026, fokus renungan Doa Rosario secara liturgis ditetapkan pada Peristiwa Gembira. Penetapan ini mengikuti siklus harian tradisional dalam praktik devosi Rosario yang membagi misteri menjadi Gembira, Terang, Sedih, dan Mulia. Peristiwa Gembira secara khusus mengajak umat untuk mengingat momen-momen sukacita dan awal mula pewartaan keselamatan.
Terdapat lima momen kunci yang termasuk dalam rangkaian Peristiwa Gembira yang akan direnungkan pada hari tersebut. Misteri pertama adalah ketika Bunda Maria menerima Kabar Gembira dari Malaikat Gabriel mengenai rencana inkarnasi Yesus. Selanjutnya, renungan berlanjut pada peristiwa kunjungan Maria kepada saudarinya, Elisabet, yang juga sedang mengandung.
Tiga peristiwa gembira berikutnya berfokus pada awal kehidupan Yesus di dunia dan masa kecil-Nya. Peristiwa ketiga adalah momen suci Kelahiran Yesus di Betlehem, yang menjadi puncak penantian umat manusia akan Sang Juru Selamat. Kemudian, umat merenungkan Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah sesuai tradisi hukum Taurat.
Rangkaian Peristiwa Gembira ditutup dengan kisah saat Yesus ditemukan kembali di dalam Bait Allah setelah hilang dari pengawasan Maria dan Yusuf. Merenungkan Peristiwa Gembira memiliki implikasi spiritual yang signifikan bagi umat Katolik. Renungan ini mengingatkan bahwa iman Kristen dimulai dengan kabar sukacita dan pengharapan yang besar.
Pelaksanaan Doa Rosario umumnya dimulai dengan Tanda Salib, dilanjutkan dengan doa Syahadat, dan Doa Bapa Kami. Setiap peristiwa gembira kemudian direnungkan melalui pengucapan satu kali Doa Bapa Kami, sepuluh kali Doa Salam Maria, dan satu kali Doa Kemuliaan. Untaian Rosario digunakan sebagai alat bantu untuk memandu jumlah dan urutan doa yang harus diucapkan.
Mengupas Tuntas Trailer Perdana "The Odyssey" Christopher Nolan: Jadwal Tayang & Sinopsis
Secara keseluruhan, Doa Rosario berfungsi sebagai jembatan spiritual yang menghubungkan umat dengan sejarah keselamatan melalui mata Bunda Maria. Devosi ini bukan hanya sekadar serangkaian doa yang diucapkan berulang, tetapi merupakan meditasi mendalam terhadap misteri Kristus. Dengan merenungkan Peristiwa Gembira pada 10 Januari 2026, umat diajak untuk memperbaharui sukacita iman mereka dan menguatkan devosi kepada Bunda Maria.