Menjaga kondisi fisik tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa memerlukan strategi pemenuhan nutrisi yang tepat sejak waktu sahur. Perubahan pola makan dan tidur menuntut tubuh untuk beradaptasi agar fungsi metabolisme tetap berjalan optimal sepanjang hari.
Konsumsi karbohidrat kompleks seperti gandum atau nasi merah saat sahur terbukti memberikan cadangan energi yang lebih tahan lama. Jenis makanan ini dicerna secara perlahan oleh tubuh sehingga membantu menunda rasa lapar hingga waktu berbuka tiba.
Selain asupan makanan, pengaturan hidrasi yang cerdas menjadi kunci utama untuk menghindari risiko dehidrasi selama beraktivitas. Pola minum dengan rumus dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur sangat disarankan oleh para praktisi kesehatan.