PORTAL7.CO.ID - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) secara resmi merilis data penjualan wholesales untuk periode Januari hingga Maret 2026. Data tersebut menyoroti dinamika menarik yang terjadi di segmen mobil SUV nasional sepanjang awal tahun ini.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Oto, Toyota Fortuner tipe 2.8 L berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar. Meskipun tersedia pilihan mesin yang lebih kecil, konsumen Indonesia justru cenderung memilih varian dengan kapasitas performa paling tinggi.
"Varian Fortuner 2.8 L tercatat telah didistribusikan sebanyak 2.778 unit sepanjang kuartal pertama tahun ini," tulis laporan distribusi tersebut yang dilansir dari Detik Oto. Angka pengiriman ini menunjukkan dominasi yang sangat signifikan dibandingkan model Fortuner lainnya.
Sementara itu, varian Toyota Fortuner 2.7 L yang menggunakan bahan bakar bensin mencatatkan angka distribusi yang jauh lebih rendah. Tercatat hanya 22 unit dari tipe ini yang dikirimkan ke jaringan diler pada periode tiga bulan pertama tahun 2026.
Kondisi serupa juga terlihat pada varian termurah, yakni Fortuner 2.4 L, yang justru berada di posisi paling bawah dalam hal distribusi. Model ini hanya membukukan angka pengiriman sebanyak 16 unit ke seluruh diler di Indonesia.
Perbedaan spesifikasi teknis disinyalir menjadi alasan utama mengapa konsumen lebih melirik tipe 2.8 L. Tipe 2.4 L sendiri mengandalkan mesin 2GD FTV berkapasitas 2.393 cc yang mampu menyemburkan tenaga hingga 149,6 PS.
Di sisi lain, tipe 2.7 L dibekali dengan mesin 2TR-FE 2.694 cc yang memiliki tenaga sebesar 163 PS. Sedangkan varian unggulan 2.8 L dipersenjatai mesin 1GD FTV 2.755 cc yang menghasilkan torsi puncak mencapai 50.9 kgm.
Walaupun menjadi varian dasar, tipe 2.4 L sebenarnya tetap dilengkapi dengan berbagai teknologi keselamatan standar yang mumpuni. Beberapa di antaranya meliputi fitur hill start assist, emergency brake signal, hingga trailer sway control.
Namun, kelengkapan fitur standar tersebut nampaknya belum cukup untuk mengalihkan minat konsumen dari varian tertinggi. Padahal, Toyota membanderol Fortuner 2.8 L dengan harga yang cukup tinggi, yakni mencapai Rp 788,3 juta untuk tipe tertingginya.