PORTAL7.CO.ID - Atmosfer di Spectrum Center terasa begitu hidup pada Selasa malam, 14 April 2026 waktu setempat, saat Charlotte Hornets menjamu Miami Heat. Di tengah tensi tinggi turnamen play-in NBA, satu nama mencuri perhatian publik melalui performa yang sangat dominan di lapangan.
Coby White, guard andalan Hornets, berhasil membukukan 19 poin yang menjadi kunci dalam menjaga asa timnya menuju babak playoff Wilayah Timur. Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim yang tengah memperebutkan tiket sisa untuk musim kompetisi 2025-2026.
Dilansir dari ClutchPoints, jalannya laga berlangsung sangat sengit sejak tepisan bola pertama dilakukan oleh wasit. Miami Heat sempat memegang kendali permainan dengan keunggulan tipis 54-52 saat memasuki jeda babak pertama.
Memasuki kuarter ketiga, Charlotte Hornets mulai menunjukkan taringnya dengan melesat meninggalkan perolehan poin tim tamu. White menjadi motor serangan utama dengan mencetak 11 poin terakhir bagi timnya, termasuk sebuah tembakan jarak jauh tepat saat bel berakhir.
Sepanjang 24 menit durasi bermainnya, White tidak hanya tajam dalam menyerang tetapi juga aktif dalam membantu pertahanan. Ia mencatatkan lima rebound, tiga assist, dan dua steal dengan akurasi tembakan tiga angka yang mencapai 4-dari-6 percobaan.
Kehadiran pemain berusia 26 tahun ini di Charlotte memang memberikan dampak instan sejak kepindahannya dari Chicago Bulls pada Februari 2026. White sebelumnya menghabiskan tujuh musim di Chicago sebelum akhirnya dilepas demi mendapatkan Collin Sexton dan aset lainnya.
Keputusan manajemen Bulls untuk melepas sang pemain kini menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan penggemar basket di media sosial. Performa apik White di fase krusial memicu gelombang kritik terhadap kebijakan transfer mantan timnya tersebut.
"Mengapa Bulls melepaskan Coby White lagi? Maksud saya, ini sungguh membingungkan," ujar akun @donnielovebears melalui unggahannya.
Kritik juga menyoroti aspek finansial dari pertukaran pemain yang melibatkan White dan Collin Sexton. Banyak pihak menilai nilai kontrak pemain pengganti tidak sebanding dengan kontribusi yang diberikan White untuk Hornets saat ini.