PORTAL7.CO.ID - Kinerja perekonomian Provinsi Aceh pada kuartal pertama tahun 2026 telah dirilis secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh. Data menunjukkan bahwa ekonomi Aceh berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,09 persen secara tahunan selama periode Januari hingga Maret 2026.

Angka pertumbuhan positif tersebut mengindikasikan bahwa mesin ekonomi daerah masih beroperasi, meskipun terjadi sedikit perlambatan. Perlambatan ini terlihat jika dibandingkan dengan capaian yang dicapai pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada Triwulan I tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Aceh tercatat lebih tinggi. Saat itu, sektor perekonomian provinsi berhasil mencapai angka pertumbuhan sebesar 4,59 persen.

Meskipun terjadi penurunan laju pertumbuhan, capaian 4,09% ini menunjukkan adanya kontribusi signifikan dari beberapa sektor kunci. Dua pendorong utama yang menopang pertumbuhan ekonomi Aceh pada awal tahun 2026 adalah sektor konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah untuk infrastruktur.

Dikutip dari JABARONLINE.COM, data BPS mengonfirmasi bahwa permintaan domestik tetap menjadi fondasi utama stabilitas ekonomi daerah saat itu. Sektor konsumsi seringkali menjadi bantalan saat terjadi gejolak ekonomi eksternal.

Fokus pembangunan infrastruktur yang terus berjalan juga memberikan efek pengganda (multiplier effect) terhadap PDRB Aceh. Pembangunan ini menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan permintaan material konstruksi.

Perlambatan dari 4,59% menjadi 4,09% ini menjadi perhatian bagi para pemangku kepentingan. Hal ini menunjukkan perlunya evaluasi mendalam mengenai faktor apa saja yang menyebabkan sedikit penurunan momentum pertumbuhan tersebut.

"Ekonomi Aceh berhasil tumbuh sebesar 4,09 persen secara tahunan selama periode Januari hingga Maret 2026," ujar perwakilan BPS Aceh saat menyampaikan rilis data tersebut.

Lebih lanjut, mengenai perbandingan dengan tahun sebelumnya, terdapat penekanan bahwa angka tahun ini sedikit di bawah pencapaian periode yang sama. "Pada Triwulan I 2025, pertumbuhan ekonomi Aceh sempat mencapai angka yang lebih tinggi, yaitu 4,59 persen," kata beliau.