PORTAL7.CO.ID - Legenda Manchester United, Roy Keane, baru-baru ini memberikan pandangan mendalam mengenai peta persaingan gelandang paling istimewa di kompetisi Premier League musim ini. Dilansir dari Bola, penilaian ini muncul di tengah ketatnya persaingan perebutan gelar juara serta penghargaan individu bagi para pemain di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Keane secara mengejutkan mengesampingkan dua nama besar yang tengah naik daun, yakni Bruno Fernandes dan Declan Rice, dari posisi puncak pilihannya. Padahal, kedua pemain tersebut merupakan kandidat terkuat untuk menyabet gelar pemain terbaik versi Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA) berkat performa dominan mereka.

Statistik menunjukkan bahwa Bruno Fernandes tampil sangat stabil sebagai pengatur serangan bagi Manchester United, bahkan berpeluang memecahkan rekor assist baru musim ini. Di sisi lain, Declan Rice memegang peran krusial sebagai mesin penggerak di lini tengah Arsenal dalam upaya mereka mengakhiri penantian panjang gelar juara liga.

Dalam diskusi mendalam di program "The Overlap", Roy Keane sempat memberikan apresiasi kepada talenta muda West Ham United, Matheus Fernandes. Pemain tersebut dinilai tampil menonjol saat dibandingkan dengan sederet nama beken seperti Casemiro, Ryan Gravenberch, hingga Enzo Fernandez.

Namun, dominasi Matheus dalam penilaian Keane berakhir ketika namanya disandingkan dengan bintang Manchester City, Bernardo Silva. Keane mengakui sempat merasakan keraguan saat harus menentukan pilihan akhir antara Bernardo Silva dan kapten Manchester United, Bruno Fernandes.

"Apakah saya harus menjawabnya? Keduanya pemain luar biasa," ujar Roy Keane saat menanggapi perbandingan kualitas antara kedua pemain asal Portugal tersebut.

Analisis Keane menitikberatkan pada lingkungan tempat kedua pemain tersebut berkompetisi yang dinilai memberikan dampak berbeda pada performa mereka. Menurutnya, Silva diuntungkan karena berada di skuad yang lebih mapan, sementara Fernandes tetap mampu bersinar meski performa kolektif timnya sedang menurun.

"Silva bermain di tim yang lebih baik, Bruno tampil bagus di Manchester United yang tidak terlalu bagus," kata Roy Keane menjelaskan perbedaan situasi kedua pemain.

Keputusan akhir sang legenda akhirnya jatuh kepada penggawa Manchester City tersebut karena konsistensi yang ditunjukkan di lapangan. Keane menganggap level permainan yang ditampilkan Silva saat ini masih sedikit berada di atas para pesaing terdekatnya di liga.