JABARONLINE.COM - Sejumlah pengusaha tambang quarry andesit bersama perwakilan masyarakat dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera membuka audiensi terkait nasib tambang yang ditutup sejak September 2025.
Sebelumnya aksi demonstrasi digelar di Jalan Lebak Wangi Desa Rengasjajar dan halaman Kantor Kecamatan Cigudeg. Massa kemudian diundang audiensi di Kantor Bupati Bogor, sebelum akhirnya melanjutkan aksi di Gedung Sate Bandung. Pertemuan resmi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Drs. Herman Suryatman, berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026.