PORTAL7.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi melantik sebanyak 1.585 pejabat baru di lingkungan Kementerian Keuangan pada hari Selasa, 10 Maret 2026. Acara pelantikan yang diselenggarakan di Jakarta ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat struktur organisasi kementerian.
Dari total pejabat yang dilantik, terdapat 44 orang yang menduduki posisi sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama atau setara eselon II. Para pejabat baru ini tersebar di berbagai unit strategis, termasuk Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Bea Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.
Agenda pelantikan ini ditegaskan oleh Menteri Keuangan bukan sekadar formalitas administrasi belaka. Menurut Purbaya, setiap jabatan di Kementerian Keuangan diemban dengan tanggung jawab yang sangat krusial dalam menjaga ketahanan finansial negara dan stabilitas perekonomian nasional.
Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan harapan besar kepada para pejabat yang baru dilantik mengenai pelaksanaan tugas mereka ke depan. "Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab sebagaimana mestinya, semoga allah SWT Tuhan yang Maha Esa bersama kita," ujar Purbaya dalam sambutannya saat acara tersebut.
Kondisi keuangan negara dipandang sebagai penentu utama keberlanjutan program pembangunan serta peningkatan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat. Purbaya mengingatkan bahwa keberhasilan pengelolaan fiskal sangat erat kaitannya dengan dampak langsung pada rakyat dan keutuhan bangsa.
Purbaya menekankan konsekuensi serius dari kegagalan dalam tata kelola keuangan negara. "Jadi kalo kita gagal menjaga fiskal negara yg dirugikan buka Kementerian saja tapi yg dirugikan adalah rakyat. dan kalo nggak beres nanti NKRI nya bisa renggang," kata Purbaya.
Pengelolaan anggaran yang ketat, transparan, dan disiplin disebut sebagai kunci utama untuk mempertahankan stabilitas ekonomi yang telah dicapai. Sebaliknya, tata kelola fiskal yang lemah berpotensi memicu krisis sistemik yang akan merugikan seluruh elemen warga negara.
Lebih lanjut, Purbaya memposisikan jajaran Kementerian Keuangan sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia. Ia menekankan bahwa integritas tinggi harus menjadi landasan utama mengingat tugas mereka berkaitan langsung dengan pengelolaan dana publik.
"Jadi Anda semua jadi garda depan untuk menjaga NKRI, kadang2 sebagian dari kita nggak sadar, jadi Kemenkeu itu butuhnya tonggak utama dari negara ini. Karena itu saya selalu bilang jabatan di kementerian keuangan adalah jabatan yang menyangkut uang rakyat dan uang rakyat harus dijaga dengan disiplin dan integritas," tutur Purbaya.