Dunia perfilman Korea Selatan baru saja kehilangan salah satu ikon terbesarnya. Aktor senior legendaris, Ahn Sung Ki, telah dimakamkan dalam sebuah upacara yang khidmat dan penuh haru di Seoul. Prosesi perpisahan ini dilangsungkan pada Jumat (9/1/2026) pagi di Katedral Myeongdong, dihadiri oleh ratusan kolega dan penggemar.

Suasana duka mendalam menyelimuti lokasi pemakaman ketika para sahabat dan aktor junior memberikan penghormatan terakhir. Sejumlah bintang papan atas Korea terlihat hadir untuk mengantar kepergian sang legenda. Kehadiran mereka menegaskan betapa besar pengaruh Ahn Sung Ki terhadap industri hiburan Negeri Ginseng.

Mendiang Ahn Sung Ki meninggal dunia pada Senin (5/1/2026) di usia 74 tahun setelah berjuang melawan penyakit. Selama kariernya, ia dikenal sebagai "Wajah Sinema Korea" karena dedikasinya yang tak tertandingi di layar lebar. Kematiannya menandai akhir dari sebuah era emas dalam sejarah perfilman Korea Selatan.

Prosesi pemakaman dipimpin langsung oleh para aktor ternama yang merupakan sahabat dekat almarhum. Aktor papan atas seperti Lee Jung Jae dan Jung Woo Sung tampak menjadi figur sentral dalam upacara tersebut. Raut wajah penuh duka yang ditampilkan oleh para aktor senior ini menjadi sorotan utama, menunjukkan kedekatan emosional mereka.

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, kedua aktor tersebut mendapatkan tugas khusus yang sangat penting. Lee Jung Jae dipercaya membawa bingkai medali Geumgwan Order of Cultural Merit yang diterima Ahn Sung Ki dari Kementerian Kebudayaan. Sementara itu, Jung Woo Sung memegang potret mendiang sepanjang prosesi, berjalan di barisan terdepan.

Medali penghargaan Geumgwan Order of Cultural Merit merupakan salah satu penghargaan budaya tertinggi yang diberikan pemerintah Korea Selatan. Pemberian medali ini mencerminkan pengakuan resmi negara atas kontribusi luar biasa Ahn Sung Ki terhadap seni dan budaya. Penghormatan terakhir ini semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pahlawan budaya nasional Korea.

Meskipun telah tiada, warisan Ahn Sung Ki akan terus hidup melalui karya-karyanya yang abadi di kancah internasional. Kepergiannya meninggalkan lubang besar dalam industri film, namun semangatnya akan menginspirasi generasi aktor mendatang. Prosesi di Katedral Myeongdong menjadi perpisahan terakhir yang layak bagi seorang maestro sejati.