PORTAL7.CO.ID - Pelatih Los Angeles Lakers, JJ Redick, mengeluarkan peringatan keras kepada skuatnya terkait potensi kebangkitan bintang Houston Rockets, Kevin Durant, menjelang pertandingan krusial Gim Ketiga babak pertama Playoff NBA 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Toyota Center pada hari Jumat, 25 April 2026.
Saat ini, Lakers sedang memegang keunggulan signifikan dengan skor seri 2-0 atas Rockets, setelah memenangkan pertandingan sebelumnya di kandang. Meskipun demikian, Redick menegaskan bahwa timnya tidak boleh berpuas diri menghadapi ancaman dari Durant yang kini telah kembali sepenuhnya pulih dari cedera lutut.
Kemenangan Lakers pada Gim 2 yang berakhir dengan skor 101-94 pada Selasa, 21 April 2026, di Crypto.com Arena, menempatkan mereka pada posisi yang sangat menguntungkan dalam seri ini. Namun, fokus utama tim tetap tertuju pada bagaimana meredam dampak besar yang bisa ditimbulkan oleh Kevin Durant.
Redick menekankan bahwa Durant adalah pemain kelas atas yang mampu mengubah jalannya sebuah seri pertandingan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, fokus pertahanan tim harus tetap solid dan konsisten.
"Kami baru saja memulai. Dia (KD) adalah tipe pemain yang bisa menguasai jalannya seri. Kami hanya perlu terus menampilkan pertahanan tim yang hebat dan pergerakan yang bagus," ujar JJ Redick, Pelatih Lakers, mengenai tantangan yang akan dihadapi.
Strategi pertahanan tim Lakers terbukti efektif pada paruh kedua Gim 2, berhasil membatasi kontribusi Durant secara signifikan, meskipun secara keseluruhan Durant mencetak 23 poin. Namun, performa gemilang LeBron James dengan 28 poin tidak membuat tim Lakers merasa aman.
Bahkan, LeBron James memprediksi bahwa kekalahan sebelumnya akan memotivasi Kevin Durant untuk tampil jauh lebih superior pada pertandingan berikutnya. Ia menekankan bahwa rasa puas diri sama sekali tidak diperbolehkan dalam situasi ini.
"Kekalahan ini justru membuatnya (KD) semakin marah menjelang Gim 3. Dia akan melakukan permainan yang lebih hebat. Kami tidak merasa puas. Gim 2 sudah selesai. Tetapi ada tantangan yang lebih berat," kata LeBron James, Pemain Lakers.
Kevin Durant sendiri mengakui bahwa strategi penjagaan ganda yang diterapkan Lakers sangat menyulitkan ruang geraknya sejak awal pertandingan di Gim 2. Ia menyadari bahwa ia harus meningkatkan efisiensi dalam pengambilan keputusan.