PORTAL7.CO.ID - Wakefield Trinity kini mengarahkan seluruh energi mereka untuk menghadapi kompetisi liga domestik setelah mengalami kekecewaan di ajang piala. Keputusan ini diambil menyusul tersingkirnya mereka dari perempat final Challenge Cup pada hari Minggu, 12 April 2026.
Tim tersebut harus menelan kekalahan tipis 22-26 dari Wigan Warriors dalam laga sengit yang diselenggarakan di markas mereka, Stadion Belle Vue. Hasil ini memperpanjang penantian panjang Wakefield untuk melaju ke babak semifinal Challenge Cup, yang terakhir kali mereka capai pada tahun 2016.
Meskipun demikian, performa Wakefield di Super League sejauh ini cukup menjanjikan. Mereka berhasil mengumpulkan sepuluh poin dari lima kemenangan dalam tujuh pertandingan awal musim, menempatkan mereka pada posisi yang relatif kuat di papan atas klasemen.
Pelatih kepala tim, Daryl Powell, menegaskan bahwa prioritas utama klub telah bergeser secara definitif. "Tantangan bagi kami sekarang adalah tetap berada di empat besar dan membuktikan bahwa kami bisa bersaing dengan tim-tim terbaik saat menghadapi momen krusial," ujar Daryl Powell, sebagaimana dilansir dari Love Rugby League.
Powell juga menekankan pentingnya evaluasi internal mengenai pengambilan keputusan di detik-detik penentuan pertandingan. Menurutnya, peningkatan kejelasan berpikir saat laga mencapai klimaks akan menjadi kunci untuk memenangkan pertarungan ketat di sisa musim, "Kata Powell menambahkan bahwa kejelasan berpikir di menit-menit akhir menjadi kunci evaluasi bagi timnya agar bisa memenangkan pertarungan sengit di masa depan."
Namun, upaya mempertahankan posisi papan atas ini akan sedikit terhambat oleh isu disiplin pemain. Berdasarkan rilis Match Review Panel resmi pada Senin (13/4), pemain Wakefield, Jazz Tevaga, dijatuhi hukuman larangan bermain dua laga.
Sanksi tersebut diberikan karena pelanggaran Grade D berupa tendangan, ditambah denda atas kontak terlambat yang dilakukan terhadap pengoper bola. Keputusan ini tercantum dalam situs resmi rugby-league.com pada hari Senin (13/4).
Ironisnya, Wigan Warriors, lawan yang menyingkirkan mereka, juga harus kehilangan dua pemain penting akibat sanksi berat. Harry Smith dilarang bertanding tiga pertandingan karena kontak yang tidak perlu terhadap pemain cedera, sementara Sam Walters menerima sanksi serupa akibat tindakan menanduk lawan.
Selain itu, tinjauan tengah pekan ini juga menjatuhkan sanksi Grade A tanpa larangan bermain kepada Peta Hiku dari Hull KR, serta dua penggawa Catalans Dragons, Romain Navarette dan Chris Satae. Wakefield Trinity dijadwalkan kembali beraksi di liga domestik dengan menghadapi Bradford Bulls di Belle Vue pada Sabtu sore mendatang.