PORTAL7.CO.ID - Nissan secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk menghadirkan kembali SUV ikonik mereka, Xterra, dalam generasi terbarunya. Pengumuman penting ini disampaikan pada hari Selasa, 14 April 2026, menandai kebangkitan platform tangguh body-on-frame.

Kendaraan off-road yang sangat dinantikan ini diproyeksikan untuk mengisi pasar Amerika Serikat pada penghujung tahun 2028. Konsumen di AS dapat mulai menikmati Xterra terbaru ini sebagai model tahun produksi 2029.

Pabrikan otomotif asal Jepang tersebut menegaskan bahwa produksi Xterra baru ini akan dilakukan di Amerika Serikat. Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan keluarga besar model yang menggunakan sasis tangga.

Nissan menggarisbawahi ambisi mereka dalam pengembangan lini produk ini, yang mencakup lima model baru potensial. Rencana ekspansi ini bahkan menyentuh segmen pikap dan SUV mewah di bawah payung merek Nissan dan Infiniti.

Pihak Nissan menyampaikan komitmen mereka terkait arah pengembangan platform baru ini. "Nissan sedang mengeksplorasi keluarga yang terdiri dari lima model buatan AS pada platform body-on-frame baru termasuk Xterra yang sepenuhnya baru, dengan potensi ekspansi ke pikap dan SUV multi-baris di seluruh merek Nissan dan Infiniti," ujar pihak Nissan dalam pernyataan resminya, dilansir dari TFLtruck.com.

Mengenai jantung mekanis, Nissan telah mengonfirmasi bahwa Xterra generasi baru akan hadir dengan pilihan mesin V6 bensin konvensional. Selain itu, tersedia opsi mesin V6 Hybrid canggih untuk meningkatkan efisiensi dan kapabilitas jelajah.

Mengacu pada laporan dari Car and Driver, sistem hibrida yang disematkan kemungkinan besar akan mengadopsi teknologi e-Power. Teknologi ini baru saja diperkenalkan Nissan pada model Rogue Hybrid versi 2027.

Teknologi e-Power bekerja dengan unik, di mana mesin pembakaran internal hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang baterai. Penggerak utama kendaraan sepenuhnya dilakukan oleh motor listrik, menjanjikan pengalaman berkendara berbeda di medan berat.

Konfigurasi mesin baru ini diharapkan dapat memperketat persaingan di segmen SUV off-road menengah. Target utamanya adalah menyaingi dominasi kuat dari model seperti Toyota 4Runner dan Ford Bronco.