PORTAL7.CO.ID - Peluang Timnas Putri Vietnam untuk dapat melangkah ke babak perempat final Piala Asia Wanita 2026 masih menyisakan harapan besar. Kepastian mengenai posisi mereka baru akan didapat setelah semua pertandingan di Grup A dan Grup B rampung dimainkan pada tanggal 9 Maret 2026.
Saat ini, skuad asuhan pelatih Mai Duc Chung menempati posisi ketiga dalam klasemen sementara Grup C. Posisi tersebut didapatkan dengan modal selisih gol yang masih berada di angka nol, menanti hasil pertandingan penentuan.
Vietnam dihadapkan pada sebuah tugas berat, yakni harus meraih hasil maksimal saat berhadapan langsung melawan tim kuat Jepang dalam laga terakhir mereka. Kemenangan atau hasil imbang akan sangat krusial bagi nasib mereka di turnamen ini.
Persaingan untuk memperebutkan slot sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik sangatlah ketat. Filipina, yang berada di Grup A, saat ini mengantongi selisih gol -2.
Uzbekistan juga menjadi pesaing serius setelah mereka berhasil mengamankan posisi ketiga di Grup B. Mereka menutup fase grup dengan catatan selisih gol -2 setelah menaklukkan Bangladesh dalam pertandingan terakhir mereka.
Kekalahan tipis sebelumnya menjadi catatan penting bagi perjalanan Vietnam di turnamen ini. "Vietnam sebelumnya menelan kekalahan tipis 0-1 dari Taiwan pada 7 Maret 2026 di Perth Rectangular Stadium," dilansir dari vietnam.vn.
Gol tunggal yang menentukan hasil pertandingan tersebut dicetak oleh pemain lawan pada menit ke-26. "Gol tunggal laga tersebut dicetak oleh Su Yu-hsuan pada menit ke-26," dilansir dari indonesia.focustaiwan.tw.
Skenario paling aman bagi Vietnam agar dapat mengamankan tempat di babak selanjutnya adalah dengan menghindari kekalahan telak dari Jepang. Jika mereka kalah dengan selisih satu gol saja, posisi mereka masih lebih unggul dibandingkan dengan Filipina dan Uzbekistan.
Namun, apabila skenario terburuk terjadi dan Vietnam kalah dengan selisih tepat dua gol, maka penentuan nasib mereka akan bergantung pada kriteria sekunder. Kriteria tersebut meliputi jumlah gol yang berhasil dicetak sepanjang fase grup hingga catatan disiplin tim, seperti akumulasi kartu kuning.