PORTAL7.CO.ID - Granada CF bersiap menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Real Zaragoza di Stadion Ibercaja pada Jumat, 2 Mei 2026. Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 21.00 waktu setempat ini menjadi momentum penting bagi tim tamu untuk kembali ke jalur kemenangan.

Manajer Granada CF, José Martín Rojo atau yang akrab disapa Pacheta, memutuskan untuk melakukan perombakan besar pada susunan pemain intinya. Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat guna memulihkan mental tim setelah menelan kekalahan telak dalam laga derbi Andalusia melawan Almería.

"Perubahan strategi ini mencakup kembalinya tim ke formasi 4-3-3 demi mengamankan poin penuh dari rival langsung di klasemen," demikian informasi yang dilansir dari asatunews.co.id. Pacheta menerapkan sedikitnya empat pergantian pemain yang dipicu oleh kombinasi faktor cedera dan keputusan teknis.

Sektor penjaga gawang menjadi perhatian utama dengan masuknya Ander Astralaga untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Luca Zidane. Penjaga gawang utama tersebut terpaksa absen dari skuad karena harus menjalani proses pemulihan pascaoperasi.

"Granada memang memiliki catatan pertahanan yang perlu segera diperbaiki setelah tercatat kebobolan sebanyak 15 gol dalam enam pertandingan terakhir mereka," menurut data yang dikutip dari posmetromedan.com. Hal ini menjadi alasan kuat di balik perubahan komposisi pemain di lini belakang.

Pada lini pertahanan, Bambo Diaby kini dipercaya tampil sejak menit awal untuk menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Oscar Naasei dan Hormigo. Di sisi lain, Loïc Williams tetap dipertahankan oleh tim pelatih untuk menjaga stabilitas di area pertahanan Granada.

Sektor tengah kini diperkuat oleh kombinasi pemain berpengalaman yakni Trigueros, Alcaraz, dan Alemañ. Formasi lini tengah ini diharapkan mampu meminimalisir kesalahan fatal yang sering terjadi pada pertandingan sebelumnya serta meningkatkan keseimbangan transisi tim.

Untuk mempertajam daya serang, Pacheta memilih untuk mengistirahatkan Gonzalo Petit dan memasukkan José Arnáiz serta Pablo Sáenz. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan energi baru dan variasi serangan yang lebih kreatif di lini depan.

Kembalinya Jorge Pascual dari masa skorsing juga memberikan opsi tambahan bagi barisan depan untuk membongkar pertahanan Zaragoza. Tuan rumah sendiri tercatat sedang dalam kondisi kurang stabil setelah hanya mampu mencatatkan satu clean sheet dalam enam laga terakhir.