PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Provinsi Gorontalo kini tengah mematangkan berbagai langkah strategis guna menyambut gelaran akbar di sektor pertanian dan perikanan. Persiapan intensif ini dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah ajang berskala nasional tersebut.

Perhelatan yang dimaksud adalah Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan mempertemukan ribuan peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Agenda besar ini diprediksi akan menjadi momentum penting bagi kemajuan sektor pangan di wilayah Gorontalo.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, rangkaian kegiatan nasional tersebut akan dilaksanakan mulai tanggal 20 hingga 25 Juni 2026 mendatang. Pemerintah daerah terus berupaya mengoptimalkan segala aspek pendukung agar acara berjalan sesuai rencana.

Terkait persiapan teknis, Pemerintah Provinsi Gorontalo saat ini fokus pada penguatan infrastruktur dan koordinasi lintas sektor. Hal ini dilakukan demi memberikan pelayanan serta fasilitas terbaik bagi para tamu yang akan hadir dari berbagai provinsi.

Mengenai lokasi utama penyelenggaraan, pihak panitia telah menetapkan Gelanggang Olahraga (GOR) David Tonny sebagai pusat kegiatan. Fasilitas olahraga kebanggaan masyarakat ini terletak di wilayah Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Sebagaimana dilansir dari Jabaronline.com, pemilihan GOR David Tonny sebagai pusat konsentrasi massa didasarkan pada pertimbangan matang mengenai daya tampung lokasi. Selain itu, aspek aksesibilitas wilayah juga menjadi faktor penentu utama dalam pemilihan tempat tersebut.

Lokasi di Limboto dinilai sangat memadai untuk menampung ribuan tamu yang akan datang dari berbagai daerah di tanah air. Infrastruktur di sekitar kawasan tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas peserta selama enam hari kegiatan.

Langkah-langkah strategis yang diambil pemerintah merupakan bagian dari komitmen untuk menyukseskan PENAS XVII secara totalitas. Kesiapan sarana dan prasarana umum menjadi prioritas utama dalam fase persiapan yang sedang berjalan saat ini.

Dengan adanya perhelatan ini, Gorontalo memiliki peluang besar untuk mempromosikan potensi lokal sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan petani dan nelayan diharapkan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.