PORTAL7.CO.ID - Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tengah untuk memantau perkembangan program Sekolah Rakyat. Agenda ini dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada Senin, 20 April 2026.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah terkait program prioritas presiden. Gus Ipul hadir guna berdialog langsung dengan jajaran pemerintah provinsi serta pilar-pilar sosial di wilayah tersebut.

"Saya berterima kasih dengan Pak Gubernur Sulawesi Tengah beserta Bupati Sigi yang selama ini gigih mengawal penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan," kata Gus Ipul sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kedatangan rombongan Kementerian Sosial disambut meriah oleh penampilan seni dari siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 22 Sigi dan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 20 Palu. Para siswa menunjukkan bakat mereka melalui tarian tradisional hingga pidato dalam bahasa asing.

Gus Ipul mengaku terharu melihat peningkatan rasa percaya diri para siswa setelah mengikuti pendidikan selama dua semester. Ia menilai program ini berhasil menanamkan optimisme serta kebanggaan anak-anak terhadap keluarga mereka.

"Kita lihat perkembangan siswa-siswanya ya. Kita terharu mereka optimis, mereka punya rasa percaya diri yang luar biasa dan penting mereka tetap bangga sama orang tuanya, bangga sama keluarganya," ujar Gus Ipul.

Pemerintah saat ini tengah memacu pembangunan infrastruktur permanen untuk Sekolah Rakyat di berbagai titik strategis. Lokasi pembangunan tersebut mencakup Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Buol, hingga Kabupaten Tojo Una-una.

"Kita harapkan sesuai target presiden, setiap kabupaten kota sekurang-kurangnya memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat dan juga untuk tingkat provinsi minimal dua sampai tiga sampai empat tergantung kebutuhannya nanti," ucap Gus Ipul.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam menyediakan lahan tambahan untuk pembangunan sekolah tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk segera mengusulkan lokasi baru setelah proses persiapan lahan di kabupaten lain selesai.