PORTAL7.CO.ID - Real Madrid tengah bersiap melakoni laga krusial di markas Bayern Munich pada pertandingan leg kedua Liga Champions pekan ini. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 tersebut menjadi ujian berat bagi skuad asuhan Alvaro Arbeloa untuk tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi Eropa.

Setelah menelan kekalahan tipis 1-2 di Santiago Bernabeu pekan lalu, raksasa Spanyol ini diwajibkan mencetak setidaknya dua gol tanpa balas. Kemenangan dengan selisih dua gol menjadi syarat mutlak bagi El Real agar bisa mengamankan tiket menuju babak semifinal secara langsung.

Namun, misi ini tidaklah mudah mengingat catatan sejarah yang kurang berpihak pada klub asal ibu kota Spanyol tersebut. Dilansir dari Detik Sport, Real Madrid tercatat hanya satu kali berhasil lolos dari tujuh duel di kompetisi Eropa setelah menderita kekalahan di kandang pada leg pertama.

Tantangan semakin nyata karena Bayern Munich tampil sangat perkasa saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Allianz Arena. Musim ini, Die Roten mencatatkan 18 kemenangan dari 20 laga kandang, termasuk menyapu bersih lima kemenangan di kompetisi Eropa.

Menanggapi situasi sulit tersebut, Alvaro Arbeloa selaku pelatih kepala menegaskan bahwa pasukannya tidak memerlukan faktor keberuntungan yang luar biasa. Ia tetap optimis dengan kualitas teknis yang dimiliki oleh para pemainnya untuk menumbangkan dominasi tuan rumah di Jerman.

"Saya kira kami tidak membutuhkan keajaiban di sini," cetus Alvaro Arbeloa saat memberikan keterangan terkait peluang timnya di markas lawan.

Arbeloa menilai performa Madrid pada pertemuan pertama sebenarnya sudah cukup solid untuk mengimbangi permainan Bayern Munich. Kegagalan meraih hasil positif di kandang sendiri dianggapnya bukan karena kalah kualitas, melainkan hanya karena momentum yang belum berpihak.

"Seandainya kami menang di laga sebelumnya, maka ini tidak akan jadi sesuatu yang luar biasa," tegas Alvaro Arbeloa mengenai potensi kemenangan timnya di leg kedua nanti.

Mantan bek sayap tersebut juga menyoroti peran vital penjaga gawang Bayern yang tampil sangat gemilang pada pertemuan pertama. Baginya, mentalitas juara yang melekat pada sejarah Real Madrid akan menjadi modal utama dalam menghadapi tekanan di Allianz Arena.