Penggunaan perangkat elektronik yang berlebihan kini menjadi fenomena global yang mengkhawatirkan bagi stabilitas emosional individu. Ketergantungan pada layar digital secara perlahan dapat mengikis kemampuan seseorang dalam mengelola kesehatan mental mereka.

Penelitian menunjukkan bahwa durasi penggunaan gawai yang ekstrem berkorelasi langsung dengan peningkatan risiko gangguan kecemasan. Selain itu, paparan informasi tanpa henti seringkali memicu rasa rendah diri akibat perbandingan sosial di dunia maya.

Masyarakat modern cenderung menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar tanpa menyadari perubahan perilaku yang terjadi secara signifikan. Pola tidur yang terganggu akibat paparan cahaya biru gawai menjadi salah satu pemicu utama menurunnya fungsi kognitif.