PORTAL7.CO.ID - Masuknya merek-merek otomotif dari China ke pasar Indonesia seringkali disambut dengan nada skeptis, di mana banyak pihak menganggap mereka sebagai pendatang baru yang baru mencoba peruntungan sesaat. Padahal, pandangan tersebut sangat kontras dengan realitas kekuatan Changan Automobile, sebuah entitas yang terbukti memiliki fondasi teknologi yang sangat kokoh di negaranya.
Tim redaksi yang mendapatkan kesempatan meliput langsung dari Chongqing, China, menyaksikan secara langsung skala operasional Changan yang begitu masif, mengindikasikan bahwa mereka adalah raksasa teknologi, bukan sekadar penjual mobil biasa. Hal ini terlihat dari pencapaian finansial mereka yang impresif di tahun sebelumnya.
Data menunjukkan bahwa pada sepanjang tahun 2025, Changan Group berhasil mencatatkan total penjualan kendaraan sebanyak 2,913 juta unit, yang merupakan peningkatan sebesar 8,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari total angka tersebut, kontribusi penjualan kendaraan energi baru (NEV) mereka telah melampaui angka fantastis 1,1 juta unit.
Keunggulan Changan tidak hanya terletak pada volume penjualan, tetapi juga pada inovasi teknologinya, yang telah diakui secara nasional di Tiongkok. Mereka diklaim menduduki peringkat pertama dalam evaluasi National Enterprise Technology Center di Tiongkok selama empat belas tahun berturut-turut.
Pengakuan ini didukung oleh investasi besar dalam penelitian dan pengembangan (R&D) global, di mana Changan mempekerjakan lebih dari 24.000 anggota tim R&D. Kekuatan tim ini telah menghasilkan total 20.935 paten, dengan 71 persen di antaranya merupakan paten invensi atau penemuan baru.
Lebih jauh lagi, kontribusi Changan terhadap industri otomotif global terlihat dari peran mereka dalam menyusun 408 standar industri otomotif, menunjukkan kedalaman pengaruh mereka di kancah teknis. Fakta ini menunjukkan bahwa Changan adalah pemain mapan dengan rekam jejak inovasi yang panjang.
Saat ini, Changan sedang gencar memperluas jejak global mereka, telah menjangkau 118 negara melalui jaringan penjualan yang terdiri dari 1.124 titik. Selain itu, mereka mengoperasikan 22 basis manufaktur di luar negeri yang memiliki total kapasitas produksi mencapai 350.000 unit.
Bukti keberhasilan ekspansi ini terlihat nyata pada Maret 2026, ketika penjualan internasional mereka mencetak rekor historis dengan menembus angka 100.000 unit hanya dalam satu bulan, menandakan penerimaan produk mereka yang sangat baik di pasar luar China. Dikutip dari kunjungan tim redaksi, pencapaian ini membuktikan produk mereka diterima dengan baik di luar pasar domestik.
Menanggapi pasar Indonesia, Changan menegaskan bahwa mereka tidak berniat sekadar melakukan ekspor produk lalu pergi, melainkan memiliki komitmen untuk melakukan lokalisasi yang mendalam. Hal ini sejalan dengan visi jangka panjang mereka di kancah internasional.