PORTAL7.CO.ID - Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi mengumumkan adanya penyesuaian fundamental dalam sistem penentuan siapa saja yang berhak menerima bantuan sosial (bansos) mulai bergulir pada tahun 2026 mendatang. Perubahan ini berfokus pada peningkatan ketepatan sasaran dengan memprioritaskan kelompok masyarakat yang berada pada tingkat kesejahteraan paling bawah.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan bahwa setiap rupiah bantuan yang digelontorkan pemerintah benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan di tengah dinamika sosial ekonomi masyarakat. Masyarakat kini didorong untuk proaktif melakukan verifikasi status desil pribadi mereka melalui platform digital resmi yang disediakan pemerintah.
Pengecekan status desil ini menjadi krusial bagi setiap kepala keluarga penerima manfaat, sebagaimana informasi tersebut sangat menentukan kelanjutan mereka dalam daftar penerima bantuan sosial. Hal ini dilansir dari Bansos, menekankan pentingnya validasi data oleh penerima manfaat langsung.
Desil sendiri merupakan sistem pengelompokan yang membagi masyarakat ke dalam sepuluh tingkatan berbeda berdasarkan parameter kesejahteraan yang telah ditetapkan oleh negara. Pemerintah menjadikan penentuan desil ini sebagai instrumen utama dalam memvalidasi kelayakan sebuah rumah tangga untuk menerima dukungan sosial.
Terkait dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), terjadi penajaman kriteria penerima manfaat yang akan diberlakukan pada tahun 2026. Sebelumnya, cakupan bantuan ini bisa menjangkau desil 1 hingga 5, namun fokus akan diperketat hanya untuk desil 1 sampai 4 saja.
Tingkat desil yang dimiliki oleh suatu keluarga secara langsung akan memengaruhi peluang mereka untuk mendapatkan berbagai jenis program bantuan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Secara umum, desil dengan angka terendah menunjukkan tingkat kerentanan ekonomi tertinggi.
"Masyarakat dengan desil 1 hingga 4 memiliki peluang lebih besar untuk menerima berbagai jenis bansos," demikian poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi mengenai penyesuaian sistem baru ini. Hal ini menegaskan bahwa fokus alokasi dana akan semakin terkonsentrasi pada kelompok paling miskin.
Proses pengecekan status desil kini telah dimudahkan melalui perangkat lunak resmi, yaitu aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh oleh publik. Setelah proses login dan verifikasi data keluarga berhasil diselesaikan, sistem akan menampilkan secara detail status desil yang melekat pada entitas tersebut.
Alternatif lain yang tersedia bagi masyarakat yang ingin memverifikasi datanya adalah melalui jalur daring melalui situs resmi Kemensos. Jika data yang dimasukkan cocok dan valid, sistem akan segera menampilkan informasi lengkap mengenai status desil penerima, beserta rincian jenis bantuan yang sedang mereka nikmati.