PORTAL7.CO.ID - Ketegangan menjelang pertandingan antara Denver Nuggets dan Oklahoma City Thunder kembali menjadi sorotan utama menjelang pertemuan mereka pada Senin waktu setempat. Suasana panas ini dipicu oleh insiden fisik yang terjadi antara pemain bintang kedua tim dalam pertemuan mereka sebelumnya.
Insiden yang memicu ketegangan ini terjadi pada pertandingan pada tanggal 27 Februari 2026 di Paycom Center. Perselisihan nyaris memuncak ketika pemain Thunder, Lu Dort, bertabrakan keras dengan bintang Nuggets, Nikola Jokic.
Akibat tabrakan tersebut, Nikola Jokic sempat terlempar jatuh ke lantai, memicu reaksi cepat dari sang pemain bintang Denver. Setelah bangkit, Jokic terlihat langsung mengonfrontasi Dort di tengah lapangan.
Situasi semakin memanas ketika Jaylin Williams ikut terlibat dalam perselisihan tersebut. Petugas keamanan dan pemain lain terpaksa turun tangan untuk melerai keributan agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut.
Pelatih Thunder, Mark Daigneault, memberikan pengakuan mengenai komentarnya pasca-pertandingan sebelumnya. Ia mengakui bahwa pernyataannya saat itu kurang peka dan tidak membantu meredakan situasi panas yang sudah terjadi.
"Saya tidak berpikir komentar saya membantu setelah pertandingan. Saya merasa waktunya tidak tepat dan tidak sensitif," ujar Mark Daigneault saat konferensi pers menjelang pertandingan pada Senin.
Sebagai konsekuensi dari pelanggaran tersebut, Lu Dort telah menerima hukuman Flagrant 2 atas tindakannya yang memicu bentrokan fisik itu. Sementara itu, pihak Nuggets memilih pendekatan yang berbeda dalam mempersiapkan timnya.
Pelatih Nuggets, David Adelman, memilih untuk tidak secara spesifik membahas insiden fisik masa lalu tersebut kepada para pemainnya menjelang laga reuni ini. Ia percaya para pemain sudah memahami dinamika persaingan yang ada.
"Kami tidak membicarakannya. Saya rasa para pemain memahami situasi ini. Kedua tim sangat kompetitif dan kami sering berhadapan satu sama lain," tutur David Adelman di hadapan media.