Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan keputusan mendadak untuk mengevakuasi empat astronaut dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Evakuasi ini dilakukan lebih awal dari jadwal semula setelah salah satu anggota kru dilaporkan mengalami masalah medis serius. Pemulangan darurat ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada 14 Januari 2026, memicu kekhawatiran global terhadap keselamatan kru di orbit.
Empat astronaut yang tergabung dalam misi Crew-11 dipastikan akan kembali ke Bumi dalam waktu dekat. Mereka adalah Zena Cardman dan Mike Fincke, keduanya perwakilan dari NASA sebagai badan utama misi ini. Tim yang dipulangkan juga mencakup Kimiya Yui dari Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA) dan Oleg Platonov yang mewakili Roscosmos dari Rusia.
Keputusan pemulangan lebih cepat ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kesehatan kru di ISS. Meskipun detail spesifik mengenai jenis masalah medis tersebut belum diumumkan secara resmi, NASA menegaskan bahwa keselamatan kru adalah prioritas utama. Misi Crew-11 seharusnya berlangsung beberapa bulan lagi sebelum rotasi rutin dilakukan, menjadikan penarikan ini sangat tidak terduga.
Para pengamat penerbangan antariksa menilai bahwa evakuasi medis di ISS merupakan langkah yang sangat kompleks dan berisiko tinggi. Keputusan ini menunjukkan adanya tantangan tak terduga dalam menjaga kesehatan jangka panjang kru di lingkungan mikrogravitasi. Selain itu, pemulangan mendadak ini pasti memerlukan penyesuaian besar pada jadwal penelitian dan pemeliharaan stasiun yang sudah ditetapkan.
Implikasi terbesar dari evakuasi ini adalah potensi dampaknya terhadap kesinambungan misi berawak di ISS yang bergantung pada personel lengkap. Lebih lanjut, pemulangan Crew-11 juga menimbulkan pertanyaan serius mengenai program eksplorasi luar angkasa NASA yang lebih luas, termasuk misi ke Bulan, Artemis 2. Para ahli khawatir bahwa gangguan logistik ini dapat memengaruhi alokasi sumber daya dan jadwal pelatihan astronaut untuk misi penting tersebut.
Saat ini, tim darat NASA dan mitra internasional tengah mempersiapkan prosedur pemulangan yang aman dan efisien. Fokus utama adalah memastikan modul transportasi kapsul siap untuk menampung kru yang sakit dan tiga rekan mereka yang mendampingi. Persiapan teknis dan medis harus dilakukan dengan cermat mengingat sensitivitas kondisi astronaut yang dievakuasi dari orbit Bumi.
Pemulangan empat astronaut ini menjadi pengingat yang nyata akan risiko inheren dari eksplorasi luar angkasa jangka panjang. Dunia kini menantikan tanggal 14 Januari 2026, sembari berharap proses evakuasi dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Komunitas antariksa akan terus memantau perkembangan situasi ini untuk memahami tantangan baru yang dihadapi ISS di masa depan.