PORTAL7.CO.ID - Sebuah perkembangan menarik terjadi di sektor otomotif nasional menyusul pendaftaran lima kode baru untuk model Toyota Fortuner bermesin 2.8 Liter oleh PT Toyota Astra Motor (TAM). Langkah administratif ini tercatat pada regulasi terbaru pemerintah dan semakin memperkuat dugaan bahwa varian baru dari SUV populer tersebut akan segera menyapa konsumen Indonesia.

Pendaftaran kode-kode baru ini terungkap dalam lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2026. Peraturan ini secara spesifik mengatur mengenai Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah varian Fortuner 2.8 L yang terdaftar dalam dokumen resmi tersebut. Jika sebelumnya hanya tercatat empat kode model melalui seri GUN156R dan GUN166R, kini jumlahnya bertambah lima kode baru.

Temuan ini muncul dari penelusuran data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB), yang mengindikasikan adanya persiapan peluncuran model atau varian yang lebih beragam dari Toyota. Peningkatan jumlah kode ini menjadi sorotan utama bagi para pengamat industri otomotif Tanah Air.

Menanggapi temuan data tersebut, pihak manajemen PT Toyota Astra Motor memberikan respons yang masih sangat terbatas. Mereka memilih untuk tidak memberikan detail spesifik mengenai kode-kode baru yang terdaftar dalam dokumen pemerintah tersebut.

Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor, Philardi Ogi, menyatakan bahwa saat ini fokus perusahaan masih pada pengembangan produk yang memang dibutuhkan oleh segmen pasar di Indonesia. "Kami belum bisa komentar banyak ya soal pergerakan produk Toyota. Let's see ke depannya ya, yang pasti kita masih menyiapkan berbagai produk menarik di berbagai segmen untuk customer di Indonesia," terang Philardi Ogi.

Meskipun detail varian baru tersebut masih dirahasiakan, spekulasi publik mengarah pada percepatan pengembangan generasi ketiga Fortuner. Mobil tersebut dilaporkan telah menjalani uji coba jalan di Thailand dengan desain yang diprediksi akan mengadopsi tampilan lebih futuristis dan tajam.

Di sisi teknis, pembaruan pada model mendatang diprediksi akan mencakup adopsi sistem kemudi elektrik (electric power steering) terbaru. Sistem ini penting untuk mendukung integrasi fitur keselamatan aktif Toyota Safety Sense 3 (TSS 3) yang mulai menjadi standar pada mobil modern.

Mesin diesel turbo 1GD-FTV berkapasitas 2,8 liter diprediksi akan tetap menjadi jantung pacu utama untuk varian ini. Mesin ini dikenal memiliki performa andal, mampu menghasilkan tenaga hingga 201 dk dan torsi mencapai 500 Nm.