Arus lalu lintas di ruas Tol Pandaan-Malang mengalami lonjakan signifikan selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Ribuan kendaraan terlihat memadati jalur bebas hambatan yang menghubungkan wilayah Surabaya menuju Malang Raya tersebut. Peningkatan volume kendaraan ini dipicu oleh tingginya antusiasme masyarakat untuk menghabiskan waktu libur di kawasan wisata.

PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mencatat sebanyak 214.634 kendaraan melintasi jalur tersebut selama periode libur Imlek berlangsung. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup besar jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada hari-hari biasa. Secara persentase, terjadi kenaikan sebesar 5,5 persen dari rata-rata lalu lintas normal yang tercatat sebelumnya.

Data internal menunjukkan bahwa lalu lintas harian normal di ruas tol ini biasanya berada pada kisaran 203.480 kendaraan. Lonjakan yang terjadi pada tahun 2026 ini menunjukkan tren mobilitas masyarakat yang terus meningkat saat momen hari besar nasional. Pihak pengelola tol telah mengantisipasi pergerakan ini guna mencegah terjadinya penumpukan di gerbang tol utama.

General Manager Operasi PT Jasamarga Pandaan Malang, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, memberikan tanggapan resmi terkait situasi tersebut. Beliau menegaskan bahwa seluruh tim operasional tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang paling optimal bagi para pengguna jalan. Langkah-langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode libur panjang ini.

Kenaikan volume kendaraan ini berdampak pada kepadatan di beberapa titik krusial sepanjang ruas Tol Pandaan-Malang. Meskipun terjadi lonjakan, arus lalu lintas secara umum dilaporkan tetap terkendali berkat kesiapsiagaan petugas di lapangan. Para pengendara diimbau untuk selalu waspada dan mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama selama perjalanan.

Petugas layanan jalan tol terus melakukan pemantauan secara intensif melalui pusat kendali dan patroli rutin di sepanjang jalur. Fasilitas pendukung seperti area istirahat dan layanan derek juga disiagakan penuh untuk membantu pengguna jalan yang mengalami kendala teknis. Koordinasi dengan pihak kepolisian setempat dilakukan guna mengatur arus keluar masuk kendaraan di gerbang tol.

Secara keseluruhan, manajemen JPM menilai pelaksanaan operasional selama libur Imlek 2026 berjalan dengan cukup lancar dan aman. Keberhasilan dalam menangani lonjakan kendaraan ini menjadi evaluasi penting bagi pengelolaan arus mudik di masa mendatang. Masyarakat diharapkan tetap memperbarui informasi lalu lintas terkini sebelum melakukan perjalanan jarak jauh melalui aplikasi resmi.