PORTAL7.CO.ID - Melbourne City bersiap menghadapi laga krusial leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Elite (ACLE) melawan juara Thailand, Buriram United, pada Selasa malam. Pertandingan ini menjadi penentu nasib klub Australia di kancah sepak bola Asia.

Hasil imbang 1-1 pada leg pertama di AAMI Park, yang tercipta berkat gol penyeimbang Ben Mazzeo di menit-menit akhir, membuat peluang kedua tim masih sangat terbuka lebar. Kemenangan tipis akan membawa City melaju ke babak selanjutnya.

Kemenangan Melbourne City tidak hanya memastikan kelolosan mereka, tetapi juga membawa dampak finansial signifikan hingga jutaan dolar bagi klub A-League lainnya. Ini menunjukkan betapa pentingnya performa individu klub bagi ekosistem sepak bola nasional.

Jika City mampu menyingkirkan tim asuhan Mark Jackson tersebut, posisi Australia dalam peringkat kompetisi klub AFC diprediksi akan melampaui Tiongkok. Peningkatan ini akan membawa Australia naik ke peringkat kelima di wilayah Timur AFC.

Peningkatan peringkat ini secara langsung akan memberikan jatah slot playoff tambahan bagi Australia pada kompetisi ACLE musim 2026/27 mendatang. Slot tambahan ini memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi bagi kemajuan sepak bola domestik.

AFC telah mengumumkan peningkatan hadiah uang untuk musim ini, di mana Melbourne City dilaporkan telah mengantongi hampir 2 juta dolar Australia sebelum memasuki fase gugur kompetisi. Raihan ini menunjukkan potensi keuntungan besar dari kompetisi kontinental.

Keberhasilan di tingkat kontinental menjadi sangat krusial, terutama setelah PFA merilis laporan pada tahun 2024 yang menyoroti bahwa klub A-League seringkali mengalami kerugian finansial ketika berpartisipasi dalam turnamen Asia.

Meskipun performa klub-klub Australia menunjukkan tren positif, terdapat potensi kendala terkait regulasi kuota partisipan yang membatasi maksimal sepertiga dari total tim domestik di kasta tertinggi.

Situasi ini semakin kompleks karena kehadiran Auckland FC dan Wellington Phoenix, yang merupakan klub asal Selandia Baru, mengurangi hitungan efektif tim Australia di liga menjadi hanya 10 klub saja.