Padang - Di jantung Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), di antara bangunan-bangunan tua yang berderet rapat, berdiri sebuah kelenteng yang memancarkan aura magis. Warna merah menyala dan ukiran naga yang meliuk-liuk seolah berbisik tentang masa lalu yang penuh liku. Inilah Klenteng See Hien Kiong, bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga jendela yang membuka tabir sejarah etnis Tionghoa di Ranah Minang.
Menjelang Imlek 2026, kelenteng ini bersolek. Lampion-lampion digantung, lilin-lilin besar ditata, dan aroma dupa mulai memenuhi udara. Namun, di balik kemeriahan itu, ada cerita yang lebih dalam, tentang aksara-aksara yang sempat "menghilang" dan kini kembali hadir, menghiasi dinding-dinding kelenteng.
Jejak Panjang Sang "Balairung Suci"