PORTAL7.CO.ID - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) angkat bicara menanggapi informasi yang tersebar luas di berbagai platform media sosial mengenai kesehatan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang dikabarkan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan spekulasi publik terkait kondisi bendahara negara tersebut.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menjadi juru bicara resmi dalam memberikan keterangan pers singkat mengenai hal ini. Beliau secara tegas menyatakan bahwa saat ini kondisi kesehatan Bapak Menteri dalam keadaan baik dan prima.

Deni Surjantoro mengonfirmasi bahwa Menteri Purbaya tetap menjalankan seluruh tugas dan fungsinya sebagai Menteri Keuangan secara normal, tanpa kendala berarti. "Sampai saat ini Pak Menteri dalam keadaan sehat," ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia.

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, turut memberikan dukungan pernyataan tersebut saat ia menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta pada Sabtu sore, 2 Mei 2026. Juda Agung menambahkan bahwa ia belum mendapatkan informasi resmi mengenai kabar rawat inap sang Menteri.

Saat dimintai keterangan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Sabtu sore, Juda Agung menyampaikan harapannya agar kondisi Menteri selalu baik. "Wah gak tahu saya. Insyaallah sehat. Doain saja," kata Juda Agung saat ditemui awak media.

Kabar mengenai kondisi kesehatan Purbaya Yudhi Sadewa mulai mencuat setelah ia terlihat mengalami kesulitan fisik saat menghadiri taklimat media pada hari Jumat, 24 April 2026. Pada kesempatan itu, ia tampak membutuhkan bantuan ajudan saat berjalan.

Menteri Purbaya sendiri sempat memberikan keterangan singkat mengenai kondisi yang dialaminya saat itu, yang mengarah pada dugaan masalah kesehatan. "Sampai sekarang sakit juga. Ini sakit pinggang. Ini disuntik kemarin delapan titik. Kalau enggak, enggak bisa saya berdiri begini," ujar Purbaya dalam media briefing di BPPK Punawarman Campus, Jakarta Selatan.

Purbaya menjelaskan bahwa rasa nyeri yang ia rasakan kemungkinan besar merupakan akumulasi dari kelelahan fisik akibat padatnya jadwal pekerjaan yang harus ia tangani beberapa hari sebelum taklimat tersebut. Ia menganggap keluhan itu sebagai hal yang lumrah dialami pekerja keras.

"Sakit pinggang itu biasa, mungkin kecapekan," katanya saat itu, menunjukkan bahwa ia berusaha menanggapi kondisinya dengan santai dan profesional. Meskipun kondisi fisiknya kurang prima, Purbaya tetap melayani pertanyaan dari para wartawan yang hadir.