PORTAL7.CO.ID - Aktris terkenal Kylie Jenner kini kembali menjadi sorotan publik setelah terseret dalam isu hukum yang melibatkan mantan stafnya. Isu ini muncul setelah pengajuan gugatan dugaan penganiayaan dan perlakuan tidak adil di lingkungan kerja yang dialami oleh mantan asisten rumah tangganya.

Peristiwa ini merupakan gelombang kedua masalah hukum yang dihadapi Jenner dari staf sebelumnya dalam rentang waktu dua minggu terakhir. Hal ini menunjukkan adanya potensi dinamika ketenagakerjaan yang kompleks di balik layar kehidupan glamor sang selebriti.

Gugatan secara resmi didaftarkan oleh Juana Delgado Soto pada bulan April 2025. Dokumen hukum tersebut tidak hanya menargetkan Kylie Jenner sebagai pihak utama, tetapi juga melibatkan beberapa entitas lain terkait dengan manajemen rumah tangganya.

Pihak tergugat lainnya yang ikut terseret dalam tuntutan hukum ini termasuk Itzel Sibrian, yang diketahui menjabat sebagai pengawas staf di kediaman Jenner. Selain itu, perusahaan penyedia jasa juga turut disebutkan dalam gugatan tersebut.

Dua perusahaan jasa yang disebutkan dalam berkas gugatan tersebut adalah Tri Star Service dan La Maison Family Services. Keterlibatan mereka mengindikasikan bahwa dugaan perlakuan tidak adil ini mungkin melibatkan struktur pengawasan dan penyediaan tenaga kerja.

Tuntutan yang diajukan oleh Soto mencakup tuduhan serius mengenai diskriminasi rasial dan pelecehan di lingkungan kerja. Hal ini menambah daftar panjang isu yang harus dihadapi oleh bintang reality show tersebut.

Dikutip dari JABARONLINE.COM, masalah hukum ini menjadi laporan kedua yang diajukan oleh staf sebelumnya dalam kurun waktu dua minggu terakhir. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai standar operasional dan etika kerja di lingkungan Jenner.

Meskipun detail spesifik mengenai penganiayaan belum diungkap secara luas, fakta bahwa gugatan ini diajukan oleh mantan asisten rumah tangga menunjukkan adanya ketidakpuasan mendalam terhadap kondisi kerjanya. Perkembangan kasus ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian media.

Kasus ini berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap citra publik Kylie Jenner, terutama mengingat sensitivitas isu diskriminasi rasial di ranah ketenagakerjaan global. Pihak yang digugat diharapkan segera memberikan tanggapan resmi atas tuduhan yang dilayangkan.